Berita

Terdakwa Putri Candrawathi bersama Ferdy Sambo/RMOL

Hukum

Selain Ferdy Sambo, Hakim juga Tolak Seluruh Nota Keberatan Putri Candrawathi

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 14:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain menolak seluruh nota keberatan dari Penasihat Hukum (PH) terdakwa Ferdy Sambo, Majelis Hakim juga menolak seluruh eksepsi PH terdakwa Putri Candrawathi.

Dalam sidang putusan sela yang diselenggarakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (26/10), Majelis Hakim secara tegas menolak seluruh eksepsi dari PH terdakwa Putri Candrawathi yang merupakan istri dari Sambo.

"Mengadili. Satu, menolak eksepsi tim Penasihat Hukum terdakwa," ujar Majelis Hakim.


Dalam putusan itu, Majelis Hakim juga menyampaikan pertimbangannya setelah membaca dengan seksama surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) nomor register PDM-246/JKTSL/12022. Di mana, Majelis Hakim berpendapat bahwa surat dakwaan JPU telah disusun secara jelas, cermat, dan lengkap.

"Serta telah menyebutkan waktu dan tempat tindak pidana itu dilakukan sebagaimana ketentuan Pasal 143 Ayat 2 huruf b KUHAP, Sehingga surat dakwaan yang demikian tidaklah akan mengurangi serta merugikan tim Penasihat Hukum terdakwa dalam mengajukan pembelaannya," kata Majelis Hakim.

Sehingga kata Majelis Hakim, nota pembelaan tim PH terdakwa Putri Candrawathi tidak beralasan, sehingga harus ditolak.

"Menimbang bahwa, dengan ditolaknya eksepsi tim PH terdakwa, maka perkara nomor 797/Pid.B/2022/PN JKT.SEL atas nama terdakwa Putri Candrawathi dilanjutkan," kata Hakim.

Putusan selanjutnya adalah, mengenai besarnya biaya perkara akan ditentukan bersamaan dengan putusan akhir.

"Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir. Demikianlah diputuskan dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim pada hari Rabu 26 Oktober 2022 oleh kami Majelis Hakim," pungkas Hakim.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya