Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Jerman Siap Membantu Ukraina Melawan Rusia Selama Dibutuhkan

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Jerman kembali menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap Ukraina dalam perangnya melawan Rusia selama masih diperlukan.

Hal itu disampaikan Kanselir Jerman Olaf Scholz menanggapi semakin intensifnya serangan pasukan Moskow.

“Mengingat serangan terbaru Rusia, pemulihan Ukraina yang damai dan makmur adalah upaya bersama kami. Saya yakin bahwa kita lebih kuat bersama-sama,” kata Scholz di Berlin pada akhir pertemuan konferensi internasional tentang membangun kembali Ukraina, seperti dikutip dari AFP, Rabu (26/10).


Sementara itu Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal, menekankan perlunya menemukan cara untuk lebih melindungi infrastruktur penting negaranya dari serangan Rusia.

"Saya pikir prioritas hari ini sangat wajar karena, selama dua minggu ini, Rusia menghancurkan infrastruktur kami, infrastruktur listrik, infrastruktur pemanas dan infrastruktur pasokan air menciptakan bencana kemanusiaan terbesar di benua Eropa," kata Shmyhal.

"Dan untuk memulai ini, kita membutuhkan upaya bersama dan kita perlu menciptakan sesuatu untuk melawan niat negara teroris Rusia ini," ujarnya.

Negara-negara G7 dan Uni Eropa sendiri telah memulai upaya pemulihan dengan meluncurkan Marshall Plan untuk Ukraina.

Ini merupakan sebuah program yang disponsori AS untuk pemulihan Eropa setelah Perang Dunia II, yang memicu investasi besar-besaran ke wilayah tersebut.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya