Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono/Net

Politik

Mardiono Beri Sinyal PPP Bakal Pilih Capres dengan Nilai Survei Tertinggi

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 11:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan sangat cermat dalam melakukan perhitungan politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Salah satunya soal mencari calon presiden (capres) yang bisa menaikkan tingkat elektabilitas partai.

Kata Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, calon presiden yang akan diusung harus bisa memberikan efek elektoral atau coattail effect bagi partai berlambang kabah.

"Kalau kita ingin mendapat efek elektoral atau elektabilitas dari para tokoh capres, maka tentu kami pilih tokoh yang memiliki survei tertinggi. Sebab, ini merupakan pilihan yang paling rasional,” kata Mardiono dalam keterangannya, Rabu (26/10).


Mardiono menyebutkan, saat ini PPP tidak mau mengambil keputusan yang terburu-buru soal capres. Pasalnya, menurutnya pilihan capres merupakan sebuah hal besar untuk membangun bangsa.

“InsyaAllah pikiran politik PPP akan mengedepankan hitungan rasional. Artinya kami tidak akan berpolitik membabi buta dan asal orang," tuturnya.

"Sebab prinsipnya kita berpolitik merupakan pengabdian kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

Terakhir, Muhamad Mardiono mengaku hingga saat ini PPP masih terus merangkum suara arus bawah terkait nama capres.

“Kita sedang merangkum suara arus bawah. Nanti di partai ada mekanismenya sebelum dibawa ke KIB,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya