Berita

Kanye West/Net

Entertainment

Buntut dari Ujaran Kebencian, Kanye West Terancam Bangkrut

RABU, 26 OKTOBER 2022 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Adidas pada Selasa (24/10) memutus kontrak kerja sama dengan Ye, yang sebelumnya dikenal sebagai rapper Kanye West.

Produsen perlengkapan dan busana olahraga itu dalam pernyataannya menyebutkan langkah itu harus ditempuh sebagai reaksi atas ujaran kebencian yang dilontarkan West.

Adidas, yang memulai kemitraannya dengan Ye pada 2013, mengatakan akan mengakhiri produksi produk bermerek Yeezy dan menghentikan semua pembayaran kepada Ye dan perusahaannya.


"Adidas tidak menoleransi antisemitisme dan segala bentuk ujaran kebencian lainnya," kata perusahaan Jerman itu, seperti dikutip dari Reuters.

Menurutnya, komentar dan tindakan Ye baru-baru ini tidak dapat diterima, penuh kebencian dan berbahaya, dan itu melanggar nilai-nilai perusahaan tentang keragaman dan inklusi, saling menghormati dan keadilan.

Adidas telah mengalami tekanan untuk memutuskan hubungan dengan Ye setelah pria 45 tahun itu sering melontarkan ujaran kebencian dan antisemit.

Ye juga dikritik karena mengenakan T-shirt "White Lives Matter" ke acara koleksi Yeezy-nya di Paris, setelah sempat mengumbar pernyataan bahwa perbudakan adalah pilihan.

Ye juga telah ditangguhkan oleh Twitter dan Instagram karena posting antisemitnya.

Langkah Adidas menyusul apa yang juga dilakukan Vogue dan rumah mode Balenciaga. Keduanya telah menjauhkan diri dari rapper akibat ulahnya. Dalam pernyataannya mereka mengatakan mereka tidak lagi memiliki hubungan dengan West.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya