Berita

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Lapor ke Jokowi Selesai Jadi Gubernur DKI, Pengamat: Jangan Heran Nanti Ada Kejutan Anies Gandeng Ganjar

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 12:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tindakan Anies Baswedan menghadap Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat sore (21/10), untuk berpamitan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, disinyalir menyimpan pembicaraan politik terkait Pilpres 2024.

Analisis tersebut datang dari pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, kepada wartawan pada Senin (24/10).

Sosok yang kerap disapa Ubed ini tak bisa memungkiri bahwa Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta kerap dilihat oleh publik sebagai figur yang berseberangan secara politik oleh rezim Jokowi.


"Dulu Megawati adalah antitesa Soeharto, dengan Gus Dur dan Amien Rais waktu itu. Baru kemudian SBY adalah antitesa dari Megawati. Sekarang Anies diasumsikan antitesa Jokowi," kata Ubed.

Akan tetapi, mantan aktivis 98 ini memandang pertemuan antara Anies dengan Jokowi pada pekan lalu itu adalah bagian dari upaya politik praktis sosok capres yang diusung Nasdem itu untuk meraup berkah elektoral Jokowi.

Pada dasarnya, menurut Ubed, ketika dua belah pihak sudah menyatu, yaitu antara Anies dengan Jokowi, maka iklim politik dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di Pilpres 2024 mendatang semakin terbuka.

"Ketika Anies sudah menyatu dengan Jokowi, enggak ada lagi antitesa. Saya menangkap Anies masuk sintesa dari dilema Jokowi dan non Jokowi. Dia mau berada di jalan tengah," tuturnya.

Menduga arah politik Anies adalah moderat setelah bertemu Jokowi, Ubed meramal kemungkinan-kemungkinan yang muncul dalam hal perkawinan politik Pilpres 2024 antara mereka yang sedari sekarang sudah mendukung Anies dan juga barisan pendukung Jokowi yang arahnya menguat kepada sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Sebenarnya ada kemungkinan kejutan-kejutan di dalam politik. Di antara kejutan nanti, jangan heran kalau tiba-tiba Jokowi mulai mendesain Anies berpasangan dengan Ganjar," ucapnya.

"Itu dimungkinkan dilakukan oleh politisi, yang penting menang kan. Dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi," demikian Ubed menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya