Berita

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin/Net

Politik

PKS Sudah Kadung Sakit Hati Jadi Mustahil Gabung ke PKB dan Gerindra

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tawaran PKB kepada PKS untuk masuk ke koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) bersama Gerindra tampaknya mustahil akan diterima. Alasannya, karena PKS sudah sakit hati dengan PKB dan Gerindra.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/10)

Menurutnya, PKS tidak akan goyah dengan tawaran Ketum PKB Muhaimin Iskandar. PKS akan tetap memilih berkoalisi dengan Nasdem dan Demokrat.


"Saya melihat enggak akan goyah kelihatannya PKS lebih memilih di Nasdem dengan Demokrat,” kata Ujang.

Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini mengatakan PKS kadung sakit hati dengan PKB dan Gerindra. Pasalnya, PKB dan PKS sebelumnya pernah sepakat membangun Koalisi Semut Merah, namun PKB malah memilih berlabuh ke Gerindra dengan membentuk KIR.

Selain itu, PKS juga kecewa dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menerima pinangan Jokowi untuk bergabung di pemerintahan, dan tidak menjadi oposisi pemerintah bersama PKS.

Sehingga, kata Ujang, yang paling memungkinkan PKS berkoalisi dengan Nasdem dan Demokrat.

“Jadi yang paling memungkinkan koalisi dengan Nasdem dan demokrat, lebih realistis dalam konteks perjuangan PKS,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya