Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani disampingi anggota DPR RI Mulyadi dan M. Husein bersilaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiat/Net

Politik

Kata Prabowo, Santri Dapat jadi Penentu Masa Depan Bangsa

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 20:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani disampingi anggota DPR RI Mulyadi dan M. Husein bersilaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Abun Bunyamin Ruhiat, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (22/10).

Kunjungan silaturahmi ini merupakan rangkaian Partai Gerindra untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh pada hari ini.

Muzani juga menyampaikan salam dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kepada Kyai Abun beserta keluarga besar Ponpes Cipasung.


"Pak Prabowo menyampaikan salam hormat untuk Pak Kyai dan keluarga besar Ponpes Cipasung, beliau minta maaf karena belum bisa silaturahmi secara langsung," kata Muzani dalam keterangannya.

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, saat ini santri mengalami peningkatan minat belajar yang tinggi di berbagai pondok pesantren. Karena itu, masa depan Indonesia akan ditentukan salah satunya oleh peran santri.

Prabowo, kata Muzani, memiliki pandangan bahwa persepsi santri saat ini tidak seperti dulu yang dianggap tidak memiliki wawasan. Hari ini santri justru memiliki peran penting terhadap proses pembangunan bangsa dan negara.

"Santri sekarang tidak hanya mendalami ilmu agama, tapi juga ilmu eksak dan teknologi, bahkan dapat menciptakan robot hingga pesawat aeromodeling. Menurut Pak Prabowo, ke depan santri-santri kita akan menjadi penentu arah masa depan bangsa," tuturnya.

"Karena itu Pak Prabowo merasa masa depan Indonesia akan lebih baik karena semakin banyak anak muda kita dan para santri kita yang berminat dengan banyak keilmuan, termasuk santri-santri lulusan Cipasung sini," demikian Muzani.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya