Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri HUT ke-58 Partai Golkar/Ist

Politik

Bersama Nasdem dan PKS, AHY Yakin Kantongi Tiket Pilpres 2024

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 12:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat meyakini bisa mendapatkan tiket calon presiden dan calon wakil presiden 2024 melalui koalisi yang sedang dibangun.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bahkan optimis dengan penjajakan koalisi bersama Nasdem dan PKS.

“Demokrat punya optimisme insyaallah itu akan terbentuk. Pada akhirnya juga bisa disampaikan kepada rakyat,” kata AHY dalam keterangannya, Sabtu (22/10).


AHY mengamini, tidak mudah mendapatkan tiket untuk mengusung pasangan capres-cawapres di Pemilu 2024. Pasalnya, undang-undang mengatur partai atau gabungan partai politik pengusung pasangan capres cawapres harus memiliki 20% presidensial threshold (PT).

“Presidential threshold itu 20 persen, cukup tinggi, tidak selalu mudah untuk membangun koalisi yang bisa menghadirkan satu pasangan calon presiden maupun calon wakil presiden,” kata Putra Sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Atas dasar itu, AHY menyatakan bahwa pihaknya bersama Nasdem dan PKS semakin intens melakukan komunikasi politik. Itu antara lain agar koalisi yang akan dibentuk semakin solid menghadapi Pemilu 2024.

“Saya tidak bisa menjelaskan di sini sejauh mana, yang jelas semakin baik dan semakin intensif. Tetapi berbicara timeline dan lain sebagainya, memang menunggu momentum," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya