Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Tak Terima Militer Turki Dituding Gunakan Senjata Kimia

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tidak terima militernya disebut gunakan senjata kimia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya angkat bicara pada Jumat (21/10).

Dalam sebuah wawancara dengan media saat kembali dari perjalanan ke Azerbaijan, Erdogan memastikan bahwa angkatan bersenjata Turki patuh pada hukum internasional dan oleh karenanya tidak pernah menggunakan senjata kimia.

"Angkatan bersenjata kami tidak menggunakan senjata kimia sampai hari ini," kata Erdogan.


Pemimpin Turki itu kemudian mengatakan bahwa tindakan hukum akan diambil terhadap mereka yang membuat tuduhan tentang masalah tersebut.

"Mereka akan selalu melontarkan fitnah seperti itu. Kami akan meminta pertanggungjawaban mereka sebagaimana diwajibkan dalam hukum," katanya.

Pernyataan Erdogan datang setelah media yang dekat dengan kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) menerbitkan video minggu ini yang dikatakan menunjukkan senjata kimia yang digunakan oleh tentara Turki saat melawan PKK di Irak utara.

Kementerian pertahanan dan pejabat tinggi pada hari Kamis juga membantah bahwa angkatan bersenjata telah menggunakan senjata kimia dalam operasi mereka melawan militan Kurdi.

Sebuah federasi medis internasional menerbitkan sebuah laporan bulan ini untuk melakukan penyelidikan independen atas kemungkinan pelanggaran Konvensi Senjata Kimia 1997 oleh militer Turki.

PKK telah ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat. Lebih dari 40.000 orang telah tewas dalam pemberontakan yang diluncurkan terhadap negara Turki pada tahun 1984.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya