Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, masih menimbang-nimbang untuk gabung partai politik menuju 2024/RMOL

Politik

Ditanya Kesiapannya Jadi Cawapres dan Gabung dengan Golkar, Ridwan Kamil: InsyaAllah

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 02:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Meski masuk sebagai salah satu kandidat potensial pada Pemilu 2024, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) masih terus berhitung untuk bergabung dengan partai politik. Termasuk salah satunya ke Partai Golkar.

Ia mengatakan pada tahun ini akan ada keputusan apakah akan bergabung dengan partai yang dinakhodai Airlangga Hartarto itu.

“InsyaAllah, kan saya sedang menimang-nimang ya untuk gabung partai, mudah-mudahan masih di tahun ini (kepastian gabung parpol). Nanti pastinya disampaikan, salah satu pertimbangan ke Golkar juga,” ujar Ridwan Kamil kepada wartawan usai menghadiri puncak perayaan HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam (21/10).


Saat disinggung lebih jauh mengenai sinyal Partai Golkar yang merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan mendapuk dirinya sebagai cawapres, Ridwan Kamil tidak menutup kalau ada permintaan tersebut.

“Ya kemungkinan mah ada (didapuk Cawapres), yang penting kita kerja baik, pasti dapat elektoral juga baik,” tuturnya.

Orang nomor satu di Jawa Barat ini menambahkan, dirinya sudah berbicara banyak hal bersama Airlangga Hartarto mengenai Pilpres 2024.

“Sudah banyak sih (ngobrol), insyaAllah yang terbaik saja. Semua indah pada waktunya,” ucapnya, penuh diplomasi.

Lebih jauh, saat dia tanya kesiapannnya seandainya diminta untuk menjadi cawapres pada pesta demokrasi lima tahunan nanti, Ridwan Kamil menyatakan kesiapannya.

“Siap,” pungkas RK.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya