Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Politik

Romo Benny Dukung Kapolri Berantas Judi Online

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 15:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberantas judi online patut diapresiasi. Sebab, itu bisa menjadi shock therapy dengan menangkap salah satu bandar judi online kelas kakap.

Demikian disampaikan Pastor Romo Antonius Benny Susetyo kepada wartawan, pada Jumat (21/10).

"Saya mendukung dan apa yang dilakukan Jenderal Listyo dengan pertama tama membuat efek jera, shock therapy, dengan tangkap bandar yang berkelas," kata Romo Benny.


Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP itu menyebut Kapolri juga telah mengingatkan jajarannya untuk tidak melindungi para bandar judi online. Menurutnya, Kapolri tak akan segan memecat anggota yang terlibat.

"Tapi yang utama pembenahan internal, lemahnya pengawasan, orang-orang yang ditempakan tidak punya kredibelitas, integritas," ujarnya.

Lebih lanjut, Romo Benny mendorong Polri menggandeng penegak hukum lain, seperti PPATK hingga masyarakat luas dalam menindak judi onlinea. Ia menyebut butuh kerja sama semua pihak agar kejahatan ini bisa diberantas.

"Ini akan terus terjadi kalau tidak ada kerja sama atau sinergi, antara masyarakat dan Polri," katanya.

Sebelumnya, Polda Sumaterat Utara telah menetapkan 16 tersangka judi online, termasuk Apin BK.

Apin BK ditengarai mengelola 21 situs judi online bermarkas di Warung Warna Warni (WWW) yang berkedok kuliner di Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dari 21 situs itu, Apin BK dapat memperoleh omset hampir Rp1 miliar setiap hari.

Nama Apin BK sempat muncul dalam grafik Konsorsium 303 yang beredar di media sosial. Kelompok itu disebut-sebut dipimpin oleh Ferdy Sambo.

Usai ditangkap di Malaysia, Apin BK sempat dibawa ke Jakarta. Kemudian dia diterbangkan ke Sumut untuk diperiksa lebih lanjut di Polda Sumut. Polisi menjerat Apin BK dengan pasal perjudian dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya