Berita

Ketua Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Okky Asokawati/Net

Politik

Hadapi Kasus Ginjal Akut, Okky Nasdem Minta Koordinasi Antarlembaga Diperkuat

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 14:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seiring merebaknya kasus gangguan ginjal akut misterius yang menyerang anak-anak hampir ke 20 provinsi di Indonesia, diperlukan sinergitas dari seluruh pihak terkait untuk menahan laju penyebarannya.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Pembangunan dan Infrastruktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Okky Asokawati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (21/10).

"Seluruh pemangku kepentingan di tingkat pemerintah pusat dan daerah harus saling mendukung dalam penanganan kasus ginjal akut yang menimpa anak-anak," kata Okky Asokawati.


Menurut Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Nasdem ini, koordinasi antarlembaga menjadi kunci sukses dalam penanganan kasus ini dengan baik. Karenanya, semua pihak saling gotongroyong agar para orang tua tetap tenang dan anak-anak yang terkonfirmasi ginjal akut dapat tertangani dengan baik.

Selain itu, Okky yang pernah menjabat sebagai anggota DPR Komisi Kesehatan dua periode ini juga meminta kepada pemerintah untuk melengkapi berbagai fasilitas kesehatan dalam menangani kasus ini.

Ia menyebutkan ketersediaan sarana dan prasarana yang merata akan memudahkan dalam proses penanganan kepada pasien anak-anak yang teridentifikasi penderita ginjal akut.

“Infrastruktur yang baik akan memudahkan dalam menangani pasien. Di sini terjadi keterhubungan antara infrastruktur, sarana dan prasarana dengan bidang kesehatan,” jelas Okky.

Di samping itu, Okky juga menyebutkan ketersediaan prasarana kesehatan juga tak kalah penting untuk memastikan penanganan lebih cepat dan tepat.

Okky mengakui sejauh ini yang menjadi kendala adalah tidak meratanya ketersediaaan prasarana kesehatan yang dimiliki oleh rumah sakit di berbagai daerah. Akibat dari kurangnya fasilitas menyebabkan kurang cepatnya dalam merespons kejadian.

“Seperti fasilitas cuci darah mestinya dimiliki oleh rumah sakit di tingkat kabupaten/kota setiap daerah,” kata Okky.

Lebih lanjut Okky menyebutkan, desain tata ruang di tengah publik juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Menurut dia, desain tata ruang fasilitas publik khususnya di sektor kesehatan harus berorientasi pada penguatan kesehatan masyarakat.

“Jadi, desain tata ruang publik di sektor kesehatan harus diproyeksikan sebagai upaya negara memudahkan publik dalam mengakses fasilitas kesehatan,” tegas Okky.

Sebelumnya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan data kasus gangguan ginjal akut misterius menyebar ke 20 provinsi. Kasus terbanyak tercatat berada di DKI Jakarta 50 kasus, Jawa Barat 24 kasus, Jawa Timur 24 kasus, Sumatra Barat 21 kasus, Aceh 18 kasus, dan Bali 17 kasus. Adapun korban meninggal mencapai 99 anak per Kamis (20/10).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya