Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Kematian Akibat Gagal Ginjal Akut Tinggi, AHY Perintahkan Kadernya Kawal Upaya Penanggulangan Kemenkes

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 01:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kasus akibat gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak usia 6 bulan hingga 18 tahun mengalami peningkatan signifikan dalam dua bulan terakhir.

Data hingga Selasa (18/10), Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mencatat ada 189 kasus, dengan kasus paling banyak didominasi anak usia 1-5 tahun.

Merespons hal itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan kekhawatirannya atas kasus tersebut. Ia pun meminta penanggulangan dan pencegahan penyakit ini menjadi prioritas.


“Kasus gagal ginjal pada anak sangat mengkhawatirkan kita semua. Penanggulangan dan pencegahan penyakit yang masih dicari penyebabnya ini harus menjadi prioritas,” demikian cuitan AHY di laman Twitter pribadinya @AgusYudhoyono, Kamis sore (20/1).

AHY meminta para anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang khususnya berada di Komisi IX, fokus melakukan langkah-langkah penanggulangan termasuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Melalui Fraksi Partai Demokrat DPR RI, kami mendorong upaya Kementerian Kesehatan beserta semua mitra untuk fokus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan penyakit ini, termasuk dengan memberikan informasi yang akurat dan menyeluruh bagi masyarakat,” kata AHY.

AHY turut mengucapkan bela sungkawanya kepada keluarga yang sudah menjadi korban. Ia mengaku tidak membayangkan bagaimana kesedihan orang tua yang kehilangan putra/putrinya akibat penyakit gagal ginjal akut ini.

"Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan menjalani kehidupan. Bagi para orang tua, mari tingkatkan kewaspadaan dan terus terapkan perilaku hidup sehat,” tutup AHY.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya