Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (20/10)/RMOL

Politik

Zulkifli Hasan: KIB Jual Gagasan Bukan Jualan Cebong Kadrun

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 21:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam menghadapi konstalasi Pemilu 2024, Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (PAN-Golkar-PPP) lebih mengedepankan gagasan untuk bangsa Indonesia di masa mendatang.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan bahwa KIB merasa gerah dengan narasi-narasi pada Pilpres sebelumnya menyebabkan polarisasi.  
“KIB itu mengajak kita berpikir, memang tidak mudah, jual konsep gagasan memang tidak  mudah. Tapi kalau jual cebong kadrun itu kayaknya cepet gitu, tapi agak bosen kita jualan seperti itu terus,” kata Zulhas di acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (20/10).

Zulhas berharap, demokrasi di Indonesia harus membuahkan kesetaraan, keadilan, dan harmoni. Sebab menurutnya, demorkasi itu landasannya adalah value atau nilai.

Zulhas berharap, demokrasi di Indonesia harus membuahkan kesetaraan, keadilan, dan harmoni. Sebab menurutnya, demorkasi itu landasannya adalah value atau nilai.

“Demokrasi yang nilai tentu akan menghasilakan pemimpin-pemimpin yang punya values,” kata Menteri Perdagangan RI ini.

Menurut mantan Ketua MPR RI ini, jika pemimpin punya karakter dan integritas, ia meyakini akan menghasilkan kebijakan dan regulasi yang baik untuk bangsa dan negara.

“Undang-undang yang baik akan menghasilkan sistem yang baik, sistem yang baik punya value akan menghasilkan masyarakat yang baik, yang setara, harmoni, yang adil saling menhormati,” tuturnya.

“Itu demokrasi yang kita inginkan,” demikian Zulhas.

Selain Zulhas, turut hadir para ketua umum partai dari KIB. Yakni Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sementara, Plt Ketua Umum PPP Mardiono diwakili oleh Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara dan Sekjen PPP Arwani Thomafi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya