Berita

Drone Kamikaze/Net

Dunia

Uni Eropa Siapkan Sanksi Terbaru untuk Iran karena Kirim Drone Kamikaze ke Rusia

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran kembali dibidik sanksi oleh Uni Eropa karen diduga telah mengirim drone kamikaze ke Rusia yang digunakan Moskow untuk memerangi Ukraina.

Pejabat senior UE mengatakan pada Rabu (19/10) bahwa sanksi akan diumumkan sesegera mungkin. Ini terjadi hanya beberapa hari setelah blok tersebut memberikan sanksi kepada Iran atas pelanggaran hak asasi manusia terhadap pengunjuk rasa.

"Pasti ada reaksi terhadap penggunaan pesawat tak berawak Iran oleh Rusia yang menyerang warga sipil," kata seorang diplomat Eropa kepada wartawan di Brussels, seperti dikutip dari AFP, Kamis (20/10).


“Kami memiliki bukti yang cukup untuk menyiapkan sanksi yang pasti akan segera diterapkan," ujarnya.

Pejabat senior Eropa lainnya yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa ia mengharapkan sanksi terhadap Iran akan dibahas selama pertemuan Dewan Eropa yang akan diadakan di Brussels pada hari Kamis dan Jumat.

"Kami sedang dalam proses sanksi terhadap Iran," katanya.

Sebelumnya di hari yang sama, seorang pejabat di kepresidenan Prancis juga mengatakan kepada wartawan bahwa sanksi baru Uni Eropa terhadap warga dan entitas Iran akan disetujui minggu ini.

Krisis energi Eropa diperkirakan akan mendominasi diskusi dua hari antara presiden dan perdana menteri Eropa di Belgia, dan Iran juga telah dimasukkan ke dalam agenda pembicaraan.

Sejauh ini baik Rusia maupun Iran telah membantah apa yang ditudingkan Ukraina dan negara-negara Barat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya