Berita

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz/Net

Dunia

Gantz: Israel Mendukung Ukraina, tapi Menolak Memasok Senjata ke Kyiv

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 06:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel akan selalu mendukung Ukraina, terutama di saat konflik dengan Rusia semakin meningkat. Namun, dukungan tersebut tidak termasuk pasokan senjata.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan pada Rabu (19/10) saat pertemuan dengan utusan Uni Eropa, bahwa sejak dulu Israel tetap pada komitmennya untuk selalu mendukung bantuan kemanusiaan kepada siapa saja yang membutuhkan.

“Israel mendukung Ukraina, NATO, dan Barat, dan berdiri bersama mereka. Ini adalah sesuatu yang telah kami nyatakan di masa lalu dan kami ulangi hari ini," kata Gantz, seperti dikutip dari Moscow Times.


Gantz menegaskan lagi bahwa  Israel mendukung Ukraina melalui pengiriman bantuan kemanusiaan dan pasokan peralatan pertahanan yang tidak mematikan. Bahkan, dalam waktu dekat, ia akan kembali  menyetujui paket (bantuan) tambahan seperti sebelumnya.

Israel terus membatasi diri hanya untuk memberikan bantuan non-militer ke Kiev, katanya.

“Pada saat itu, saya ingin menekankan bahwa Israel tidak akan memasok sistem senjata ke Ukraina karena sejumlah alasan operasional. Kami akan terus mendukung Ukraina dalam batasan kami, seperti yang telah kami lakukan di masa lalu,” kata  Gantz.

Israel siap membantu Ukraina dalam informasi pengembangan sistem peringatan serangan udara canggih sebagai bagian dari kebijakan tersebut.

"Segera setelah kami mendapatkan informasi ini, kami akan dapat membantu mereka mengembangkan sistem peringatan dini yang menyelamatkan jiwa bagi warga sipil, " catat Gantz.

Pernyataan Gantz muncul untuk menanggapi keluhan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba yang pada Selasa mengatakan akan mengirim pesan resmi kepada pemerintah Israel meminta untuk segera memberikan Kiev dengan sistem pertahanan udara.

Kuleba mengungkapkan keheranannya karena sejauh ini Israel belum memberikan bantuan militer apa pun kepada Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya