Berita

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi/Net

Politik

Ganjar Beri Sinyal Siap Nyapres, PAN: Mewarnai Mozaik Pilpres

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 17:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, yang memberi sinyal siap maju sebagai calon presiden (capres) pada Pilpres 2024 disambut baik Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, Ganjar akan menambah alternatif pilihan masyarakat dalam menentukan pemimpin nasional.

“PAN mengapresiasi kesediaan Mas Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden 2024. Hal ini akan mewarnai mozaik pilpres, semakin banyak calon akan semakin banyak alternatif pilihan masyarakat dalam menentukan pimpinan nasional,” kata Viva Yoga dalam keterangannya, Rabu (19/10).


Lanjut Viva Yoga, Ganjar merupakan salah satu figur yang diusulkan menjadi capres dari PAN. Nama Ganjar sendiri, diusulkan dalam proses Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tahun 2022.

“Setelah ini PAN akan menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk membahas siapa yang akan diusulkan ke KIB,” imbuhnya.

Meski demikian, ditambahkan Viva Yoga, penentuan pasangan capres-cawapres di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas PAN, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Golkar akan diputuskan melalui musyawarah mufakat. Bukan secara voting.

Meski begitu, Viva Yoga menegaskan, KIB tetap memprioritaskan capres dari internal sendiri. Para calon dari internal KIB yang dimaksud antara lain Zulkifli Hasan, Airlangga Hartarto, dan Mardiono.

“Di PAN ada Bang Zulkifli Hasan, di Golkar ada Pak Airlangga Hartarto, dan di PPP ada Pak Mardiono. KIB juga memonitor figur dari luar KIB. Nanti kita lihat bagaimana dinamika politik selanjutnya,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya