Berita

Menteri Kehakiman Israel Gideon Saar/Net

Dunia

Israel Bantah akan Kirim Senjata ke Ukraina

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 17:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Pemerintah Israel dengan tegas kembali menyatakan tidak akan memasok persenjataan ke Ukraina, menepis klaim yang baru-baru ini dibuat pejabat Kyiv.

Pernyataan yang disampaikan Menteri Kehakiman Israel Gideon Saar pada Selasa (18/10) datang setelah Menteri Urusan Diaspora Nachman Shai menyatakan hal yang sebaliknya.

“Dukungan kami untuk Ukraina tidak termasuk sistem senjata dan persenjataan – dan tidak ada perubahan pada posisi itu,” kata Saar kepada penyiar Radio Tentara Israel, seperti dikutip dari RT, Rabu (19/10).


Sebelumnya, Shai mengumumkan pada Minggu bahwa sudah waktunya bagi Ukraina untuk menerima bantuan militer dari Israel, mengklaim bahwa Iran memasok Rusia dengan rudal balistik, sebuah klaim yang ditolak Teheran.

Pernyataan Shai memicu kemarahan di Moskow, dengan mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan bahwa bantuan militer Israel ke Ukraina akan menghancurkan semua hubungan diplomatik antara kedua negara.

Ini juga memicu gelombang penolakan di Yerusalem Barat, dengan sumber-sumber pemerintah mengatakan kepada Times of Israel pada hari Senin bahwa Israel tidak berencana mempersenjatai Ukraina.

"Komentar Shai tidak mencerminkan kebijakan pemerintah," tambah sumber tersebut.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan pada hari Selasa bahwa pemerintahnya akan mengirim catatan resmi ke Israel meminta senjata pertahanan udara.

Ukraina telah meminta Israel untuk menyumbangkan sistem ini selama berbulan-bulan, dengan Presiden Vladimir Zelensky mengatakan kepada wartawan Prancis bulan lalu bahwa dia terkejut dengan penolakan Negara Yahudi itu dan menuduh bahwa pemerintah Israel berada di bawah pengaruh Rusia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya