Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati/Net

Politik

Sikapi Ancaman Resesi, PKS Desak Pemerintah Perkuat UMKM

RABU, 19 OKTOBER 2022 | 04:15 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Untuk menghadapai ancaman terjadi resesi global, pemerintah disarankan memprioritaskan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Sebab, saat ini tidak cukup jika pemerintah mengandalkan bantuan sosial.

Demikian disampaikan anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, Rabu (19/10).

Menurut Anis, untuk menghadapi resesi, setelah memberikan Bansos harus diikuti oleh pengelolaan terhadap pelaku usaha UMKM.


"Kita juga harus menggaungkan dunia usaha seperti UMKM,” kata Anis.
 
Pandangan politisi PKS ini, perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM masih kurang. Anis menegaskan bahwa untuk meningkatkan eksistensi pelaku UMKM, pemerintah perlu untuk mengulurkan tangan lebih dahulu kepada para pelaku untuk kemudahan aksesnya.
 
“Padahal, kalau usaha ekonomi masyarakat ini digerakkan, itu akan menopang secara baik perekonomian Indonesia,” tambahnya.
 
Anis menilai, pentingnya peran UMKM dalam keberlangsungan ekonomi masyarakat dan merupakan tulang punggung perekonomian, untuk itu pemerintah diminta untuk memberikan kemudahan akses permodalan untuk para penggiat UMKM.
 
“Kita harus menguatkan UMKM, berikan mereka akses yang lebih banyak, berikan mereka kemudahan pinjaman," pungkas Anis.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya