Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Intelijen Ceko Ungkap Rusia dan China Berkomplot Hancurkan NATO dan Negara-negara Barat

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 16:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia adalah ancaman besar bagi NATO dan semua negara Barat. Begitu kata kepala Layanan Informasi Keamanan Ceko (BIS), Michal Koudelka.

“Rusia telah mencap kami sebagai musuhnya. Dan Rusia ingin menghancurkan musuhnya, yaitu kami, NATO, dan komunitas Barat,” kata Koudelka kepada panel pejabat intelijen dan pakar yang diselenggarakan oleh parlemen Ceko pekan lalu, seperti dikutip dari RT, Selasa (18/10).

"Moskow akan menggunakan semua cara, semua kemungkinan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan ini," katanya.


Koudelka juga yakin Rusia telah berupaya menggoyahkan persatuan negara anggota UE dengan meyakinkan bahwa pasokan energinya sangat penting untuk kesejahteraan Eropa dan bahwa sanksi terhadap Rusia lebih merugikan Eropa daripada Rusia.

Pada Senin (17/10), BIS menerbitkan laporan tahunan yang menyebut Rusia, China, dan Iran sebagai ancaman utama yan terlibat dalam “kegiatan intelijen dan subversif” yang menargetkan Republik Ceko.

Ini berfokus pada dugaan upaya Moskow untuk mendukung aktivis pro-Rusia, memperluas kumpulan jurnalis pro-Rusia, dan membuat konten media alternatif, yang dapat mendorong propaganda Rusia.

Beijing juga dituduh berusaha memberikan pengaruh pada Republik Ceko untuk mempromosikan kebijakan luar negeri China yang merugikan kepentingan nasional Ceko, terutama dalam hal hubungan dengan Taiwan.

Baik Rusia maupun China dituduh melakukan kegiatan “spionase siber yang disponsori negara” di Republik Ceko, UE, dan NATO.

Moskow maupun Beijing sejauh ini tidak mengomentari pernyataan Koudelka dan laporan BIS.

Republik Ceko mengambil sikap keras terhadap Rusia pada awal konflik dengan Ukraina. Mereka ikut ambil bagian dalam semua sanksi Barat terhadap Moskow, melarang Rusia memasuki negara itu, dan menjadi salah satu dari sedikit negara Barat yang mengirim tank tempur buatan Soviet ke Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya