Berita

Api dan asap membubung dari lokasi di mana sebuah pesawat menabrak daerah pemukiman di Yeysk, Rusia/Net

Dunia

Jet Sukhoi Rusia Tabrak Perumahan, Enam Orang Tewas dan 19 Luka-luka

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pesawat tempur milik pasukan Rusia dilaporkan menabrak sebuah bangunan perumahan di kota selatan Rusia Yeysk, Senin (17/10) waktu setempat, menyebabka blok tersebut terbakar dan enam orang dilaporkan tewas.

Rekaman di media sosial menunjukkan bola api besar meletus dari gedung sembilan lantai pada Senin.

Laporan terbaru pada Senin malam dari juru bicara kementerian situasi darurat mengatakan bahwa jumlah korban luka-luka meningkat menjadi 19 orang termasuk dua anak-anak.


Mengutip saksi dan kementerian pertahanan, Kantor berita RIA melaporkan bahwa pilot sempat melompat menyelamatkan diri, tetapi belum dijelaskan keadaan pilot tersebut.

Outlet berita mengatakan pesawat itu adalah jenis Sukhoi Su-34 - pembom tempur jarak menengah supersonik. Itu jatuh selama penerbangan pelatihan diluncurkan dari lapangan terbang militer.

Su-34 adalah pembom bermesin ganda yang dilengkapi dengan sensor dan senjata canggih yang telah menjadi komponen serangan utama angkatan udara Rusia. Pesawat ini telah banyak digunakan selama perang di Suriah dan Ukraina.

Tass mengatakan kecelakaan itu disebabkan oleh kebakaran mesin.

Sementara itu, Interfax, mengutip kementerian darurat setempat yang mengatakan lima lantai gedung apartemen terbakar, lantai atas runtuh dan sekitar 45 apartemen rusak.

Rekaman yang belum dikonfirmasi di media sosial menunjukkan bola api besar meletus dari apa yang tampak seperti gedung bertingkat.

Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin segera diberitahu tentang kecelakaan itu, dan dia memerintahkan menteri kesehatan dan layanan darurat bersama dengan gubernur setempat untuk menuju ke lokasi.

Beberapa jam setelah kecelakaan itu, Gubernur Veniamin Kondratyev mengatakan layanan darurat berhasil memadamkan api. “Informasi tentang korban tewas dan terluka sedang diklarifikasi. Awak ambulan sudah berada di lokasi," katanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya