Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/RMOL

Politik

Surya Paloh: Nasdem Partai Paling Loyal Terhadap Pemerintahan Jokowi

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 02:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan terhadap kebijakan mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk masyarakat diakui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara Nasdem Memanggil, Tower Nasdem, Jalan Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (17/10).

Surya Paloh mengilustrasikan bahwa Nasdem berkomitmen mendukung seluruh kebijakan pemerintah dan loyal terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satunya dengan memberikan dukungan terhadap kebijakan strategis yang luar biasa yakni mengurangi subsidi BBM.

Hal itu dilakukan Nasdem untuk mengambil manfaat yang lebih berarti bagi keberlangsungan pembangunan Indonesia.


Surya Paloh mengatakan, dengan mengurangi subsidi BBM, artinya menaikkan harga. Yang dipikirkan Nasdem adalah kebijakan itu tepat.

"Karena dianggap kebijakan yang tepat Nasdem memberikan dukungan yg setulusnya-setulusnya sepenuhnya,” kata Surya Paloh.

Namun, dia tidak menyangka sebanyak tujuh fraksi di parlemen yang menolak kebijakan tersebut, hanya Nasdem yang menyatakan setuju menaikkan BBM subsidi.

Soal kenaikan harga BBM yang ditolak banyak fraksi, Surya Paloh mengaku bercanda pada Jokowi, menyebut bahwa partainya adalah yang paling tolong dan loyal pada Jokowi.

"Enam fraksi tidak sepakat hanya 1 fraksi yang sepakat ini, kalau tidak fraksi yang paling tolol atau paling loyalis tidak mungkin begini,” tegasnya.

"Jadi terjemahkan aja Nasdem ini apakah partai tolol atau paling loyalis pada Jokowi silakan terjemahkan,” imbuhnya.

Surya Paloh mengaku, sebagai Ketum Partai Nasdem ia memahami kehidupan institusi Parpol sehingga dapat melihat kedewasaan partai politik dalam berkoalisi.

Dalam pandangan Surya Paloh, partai akan teridentifikasi mana partai yang matang berpolitik mana yang masih level anak-anak.

"Yang matang saya juga tahu tapi yang baru belajar taman kanak-kanak saya ngerti.  Nah ini masih taman kanak-kanak berpolitiknya kenapa gitu maksud saya,” tutupnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya