Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Lukashenko: Putin dalam Kondisi Bugar, dan Berulang Kali Sarankan Solusi untuk Akhiri Konflik Ukraina tapi Tidak Didengar

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hubungan Belarusia dengan Rusia tidak hanya sekadar hubungan dua tetangga dekat yang bersekutu sejak lama. Para pemimpinnya pun terlibat dalam kedekatan pribadi yang tak tergoyahkan.

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko mengakui hal itu saat berbicara tentang hubungan pribadinya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah wawancara dengan penyiar NBC di sela-sela KTT CIS di Astana, Kazakhstan, baru-baru ini.

Hubungannya dengan Putin berlangsung baik bahkan tanpa 'awan', katanya.


"Kami berdebat, terkadang bertengkar, tetapi kami selalu menjadi teman dekat dan mitra yang dapat diandalkan," katanya dengan bersemangat, seperti dikutip dari Belta.

"Seperti yang pernah saya katakan, tidak ada orang lain yang memiliki tingkat hubungan yang sama seperti yang ada antara presiden Belarus dan Rusia. Itu hal pertama. Yang kedua adalah hubungan kami semakin intensif dan kuat belakangan ini. Kami memiliki kepercayaan mutlak satu sama lain. Itu sebabnya kami praktis tidak memiliki masalah,” katanya lagi dengan tegas.

Ketika disinggung tentang kesehatan Putin, Lukashenko mantap menjawab bahwa Putin saat ini bugar dan baik-baik saja. Ia menepis rumor yang berkembang belakangan ini soal kesehatan Putin yang disebut 'memprihatinkan'.

"Ini tidak seperti yang Anda pikirkan, di Barat dan di AS. Dia adalah orang yang benar-benar masuk akal, sehat, dan bugar secara atletis. Anda dapat melihatnya, bukan?" tegasnya.

Pewawancara dari NBC itu kemudian mencecarnya, dengan mengatakan bahwa ada banyak kabar yang beredar Putin saat ini dalam keadaan 'gugup' karena kekalahan Rusia di beberapa wilayah AS.

"Bukankah dia tampak tegang, mungkin gugup, di bawah tekanan?" tanya reporter itu.

Lukashenko dengan diplomatis menjawab, "Bukankah tekanan selalu datang kepada para pemimpin? Apalagi dia, sebagai presiden dari sebuah negara besar."

Kemudian Lukashenko menambahkan, "Anda mengatakan bahwa dia (Putin) tidak menang di sana. Nah, Anda dan Barat juga tidak memenangkan perang ini. Lima puluh negara sebenarnya berperang hari ini melawan Rusia di wilayah Ukraina. Bayangkan...  Oleh karena itu, perlu dicari jalan keluar dari situasi ini. Dan saya harus memberitahu Anda bahwa tidak seperti Anda orang Barat, Presiden Putin telah menyarankan solusi lebih dari sekali. Rupanya orang tidak mau mendengarkannya."

Perlu untuk duduk di meja perundingan untuk menyelesaikan konflik militer di Ukraina, sambung Lukashenko, AS harus terlibat dalam proses negosiasi ini alih-alih terus menerus memasok senjata ke Ukraina.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya