Berita

Sebastian Kurz/Nat

Dunia

Sebastian Kurz: Kalah Bukan Pilihan Bagi Rusia

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah semakin memanasnya konflik antara Rusia dan Ukraina, mantan Kanselir Austria Sebastian Kurz menyarankan agar para pemimpin Uni Eropa terus berupaya mencari solusi damai ketimbang membantu Kyiv menggempur balik Moskow.

Kurz beralasan, hal itu harus dilakukan karena Rusia tidak mungkin menyerah untuk menghentikan perangnya dengan Ukraina.

“Semua orang berhak menginginkan kemenangan untuk Ukraina,” kata Kurz dalam sebuah wawancara bersama media Jerman, seperti dikutip dari RT, Senin (17/10).


"Tapi kalah bukanlah pilihan bagi (Presiden Rusia Vladimir) Putin," lanjutnya.

Kurz, yang mengundurkan diri tahun lalu atas tuduhan korupsi yang dia tegaskan bermotif politik, berpendapat bahwa dalam menghadapi ancaman nuklir, UE harus terus maju dengan jalur negosiasi.

"Saat ini, yang paling penting adalah mengakhiri pertumpahan darah dan mencapai solusi damai di meja perundingan untuk mencegah eskalasi total di benua kita," katanya.

Dalam pidato bulan lalu, Putin membingkai konflik di Ukraina sebagai perjuangan eksistensial antara Rusia dan Barat yang totaliter yang bertekad melemahkan dan merendahkannya.

Dalam pernyataan terpisah, dia menggambarkan pasukan Rusia memerangi seluruh "mesin militer Barat” di Ukraina.

Secara umum, para pemimpin Barat telah mendukung gagasan konflik yang berakhir dengan penyelesaian yang dinegosiasikan, tetapi menekankan bahwa Ukraina harus diizinkan untuk mendikte persyaratan kesepakatan damai apa pun.

Sampai saat itu, AS, G7, dan UE semuanya telah bersumpah untuk mempersenjatai Kyiv untuk mencapai tujuannya, termasuk merebut wilayah Ukraina yang sekarang tergabung dalam Federasi Rusia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya