Berita

Tiga Ketua Umum partai Koalisi Indonesia Bersatu/RMOL

Politik

Tunda Deklarasi Capres Realistis, Daya Tawar KIB Makin Kuat pada Calon Potensial

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 04:17 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska pernyataan politik Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bahwa deklarasi calon presiden September 2023 mendatang, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dinilai memutuskan sebuah sikap realistis.

Demikian pandangan Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS), Arman Salam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/10).

Menurut Arman, setidaknya ada tiga analisa terkait pernyataan Airlangga soal waktu deklarasi Capres itu. Pertama, tokoh dalam KIB sampai saat ini masih belum ada yang moncer elektabilitasnya.


Dengan menunda keputusan, KIB punya waktu untuk menggenjot jagoannya untuk diusung dalam kontestasi pemilhan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

"Kedua KIB akan semakin seksi dengan peta yang pastinya semakin mengkerucut dan solid menjelang kontestasi jadi bargaining-nya akan semakin kuat terhadap calon potensial," demikian analisa Arman.

Selain itu, analisa ketiga, arahnya semakin jelas jika Ganjar tidak diusung PDIP. Dengan demikian, KIB dimungkinkan akan merapat kepada Ganjar. Dengan catatan, kata Arman, jika jagoan yang disiapkan oleh KIB elektabilitasnya berjalan di tempat.

Meski demikian, Arman mengatakan bahwa tiga argumentasi yang disampaikan hanya bisa berjalan jika KIB tidak bubar.  

"Dari ketiga partai yang berkoalisi (KIB) mulai bunyi jagoannya masing-masing apakah ini strategi menyebar kaki atau memang tidak ada instruktur yang kuat sebagai nahkoda koalisi," pungkas Arman.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya