Berita

Ilustrasi gelombang laut/Net

Nusantara

Gelombang Laut Aceh Capai 4 Meter, Nelayan Diminta Waspada

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hujan lebat disertai angin kenang berpotensi mengguyur sejumlah kabupaten/kota di Aceh dalam tiga hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun telah mengingatkan masyarakat untuk waspada banjir.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Blang Bintang, Zakaria mengatakan bahwa Aceh sedang memasuki musim penghujan. Sehingga cuaca di Aceh sudah pasti sering hujan daripada cerah.

"Aceh saat ini memasuki musim penghujan. Artinya di November Desember kita memasuki puncak musim penghujan. Kondisi ini diperkirakan sampai Januari 2023," kata Zakaria kepada Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (15/10).


Zakaria mengatakan, wilayah yang kerap terjadi bencana banjir yakni wilayah yang dilalui sungai-sungai besar, meliputi Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Selatan, Aceh Jaya, Aceh Besar biasanya di daerah Lamsujen, Aceh Tenggara, Aceh Barat.

"Tentu saja daerah-daerah yang dilalui sungai-sungai besar perlu diwaspadai. Pulau Simeulue di samping banjir, juga rawan longsor karena banyak pegunungan. Kalau untuk Sabang lebih potensi longsor," ujarnya.

Dia menyebutkan, daerah-daerah pegunungan seperti Kabupaten Gayo Lues, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Aceh Tengah juga rawan longsor. Kemudian Pidie dan Aceh Besar supaya lebih wasada terhadap longsor.

Zakaria mengimbau bagi nelayan yang berlayar di kawasan Samudera Hindia Barat Aceh, untuk waspada gelombang tinggi yang dapat mencapai empat meter.

"Begitu juga dengan nelayan yang mencari ikan di Utara Sabang, ini tinggi gelombangnya juga bisa mencapai empat meter," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Safari Politik Jokowi Tak Pengaruhi Elektabilitas PDIP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:14

Seruan Reformasi Jilid II Bukan Aspirasi Mahasiswa

Sabtu, 27 Juni 2026 | 00:00

Safari Politik Jokowi cuma Demi Gibran dan Kaesang

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:41

Empat Nyawa Sudah Cukup, Setop Latsarmil SPPI

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:23

Sarasehan KPPG: Keterwakilan Perempuan 30 Persen Bukan Sekadar Kuota

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:06

Edi Hasibuan: Masyarakat Mulai Merasakan Perubahan Polri

Jumat, 26 Juni 2026 | 23:03

Universitas Bakrie Tiga Besar dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:42

Pakai Dump Truk, Polisi Kawal Massa Pendukung MBG di Tuban

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:24

Jubir FAM UBK: Ada Aktor Intelektual Sengaja Rusak Citra Kampus dan Wapres

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:22

DPR Usul Kemenukbangga Jadi Penyalur BLT

Jumat, 26 Juni 2026 | 22:03

Selengkapnya