Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh Belum Bergerak Setelah Deklarasikan Anies, Masih Wait and See

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 11:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Belum ada pergerakan khusus dilakukan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden dari Nasdem.

Padahal setelah dideklarasikan, Anies sudah mulai safari politik. Salah satunya dengan menemui Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di markas Demokrat di Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Di sisi lain, Paloh justru belum memperlihatkan manuver politiknya di hadapan publik setelah mendeklarasikan Anies sebagai bakal capres.


Dari kacamata pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dedi Kurnia Syah, Surya Paloh belum terlihat intens menemui elite parpol karena sebelum menentukan mengusung Anies, dia sudah banyak bertemu dengan elite.

Paloh kini masih wait and see sebelum melakukan langkah politik berikutnya.

“Sehingga telah mengetahui pilihan politik masing-masing partai,” kata Dedi Kurnia kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu, Sabtu (15/10).

Sementara langkah safari politik Anies dinilai penting dilakukan sebagai penjajagan visi misi serta gagasan politik ke elite politik.

“Bukan soal Anies kerja sendiri, tapi memang kebutuhannya demikian,” katanya.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) ini meyakini bahwa dalam waktu tertentu, Surya Paloh akan lakukan pertemuan dengan calon mitra potensial.

“Demokrat dan PKS misalnya, ini pertemuan dalam rangka persiapan deklarasi bersama. Meski Anies diberi kewenangan menentukan cawapresnya, tidak lantas Anies kuasa memilih, tetap saja elite koalisi akan mengarahkan," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya