Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat: Reshuffle Kabinet Bisa Ganggu Stabilitas Politik di Akhir Pemerintahan Jokowi

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 07:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Reshuffle kabinet di akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas politik dalam negeri.

Apalagi, saat ini partai politik sedang disibukkan dengan persiapan menyambut pesta demokrasi lima tahunan, yakni Pileg dan Pilpres 2024.

Analis politik dari Indonesia Political Power, Ikhwan Arif mengatakan, saat ini mesin politik menjelang Pilpres 2024 sudah memanas, baik parpol pendukung pemerintah maupun yang di luar pemerintah.


Maka bila perombakan kabinet terjadi, partai politik pendukung pemerintah akan menarik dukungan dari Presiden Jokowi.

"Jika Pak Jokowi kembali memercikkan api dengan me-resuffle kabinet, terlebih dengan menggantikan kader partai politik pendukung pemerintah, dinamika politik semakin tajam, akan mengganggu stabilitas politik di akhir masa jabatan beliau," kata analis politik Ikhwan Arif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/10).

Pertimbangan matang wajib dilakukan Presiden Joko Widodo. Apalagi jika presiden terbawa isu perombakan kabinet setelah ada deklarasi bakal capres dari Partai Nasdem, yakni Anies Baswedan.

"Sebaiknya Pak Jokowi tidak mudah terpancing untuk menanggapi isu tersebut. Timing reshuffle kabinet ketika Nasdem mendeklarasikan Anis muatan politisnya begitu kuat. Gonta-ganti kabinet juga akan merendahkan kinerja pemerintah," tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya