Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Tuding China Ciptakan Tantangan Geopolitik, Beijing: Itu Retorika yang Tidak Ada Manfaatnya!

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 06:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laporan Strategi Keamanan Nasional terbaru Amerika Serikat yang baru-baru ini diterbitkan Washington mendapat tanggapan dari Pemerintah China.

Dalam laporan setebal 48 halaman,  Gedung Putih mengklaim bahwa China menghadirkan tantangan geopolitik paling penting bagi Amerika.

Menanggapi itu, Beijing lewat juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengatakan bahwa tidak ada manfaat dalam retorika atau tindakan apa pun yang memainkan konflik geopolitik atau persaingan kekuatan besar.


"Kami menentang mentalitas Perang Dingin yang ketinggalan zaman dan pola pikir zero-sum," kata Mao, seperti dikutip dari CGTN, Jumat (14/10).

"Kami tidak melihat manfaat dalam retorika atau tindakan apa pun yang memainkan konflik geopolitik atau persaingan kekuatan besar, karena mereka bertentangan dengan tren zaman dan aspirasi masyarakat internasional. Mereka tidak akan disambut dan tidak akan berhasil," ujarnya.

Juru bicara itu mengatakan pembangunan China pada dasarnya adalah tentang kebahagiaan rakyat dan peremajaan bangsa.

"China selalu menjadi kekuatan perdamaian dunia, penyumbang pembangunan global, pembela tatanan internasional, penyedia barang publik dan bagian dari upaya mediasi pada isu-isu hot spot," kata Mao.

"Ini adalah kenyataan yang diketahui masyarakat internasional," ujarnya.

Dia kemudian mendesak AS untuk mengikuti prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai dan kerja sama yang saling menguntungkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya