Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Diduga Mendukung Rusia, Kyiv Selidiki Uskup Senior Ionafan

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 14:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Dinas Keamanan Ukraina (SBU) dilaporkan telah menggerebek kantor dan kediaman uskup senior Ionafan, menuduhnya menyebarkan perselisihan agama dan mendukung Rusia.

Ionafan adalah uskup metropolitan dari keuskupan Tulchin di Wilayah Vinnitsa, bawahan Gereja Ortodoks Ukraina (UOC), yang mendeklarasikan kemerdekaan dan otokefali dari Patriarkat Moskow awal tahun ini menyusul pecahnya konflik yang sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina.

“Metropolitan di sumber internetnya sendiri memposting publikasi yang berisi seruan untuk menghasut kebencian antaragama. Keahlian yang ditugaskan oleh SBU mengkonfirmasi sifat ilegal dari tindakan tersangka,” kata dinas keamanan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari RT, Kamis (13/10).


Dalam penggerebekan tersebut SBU mengklaim telah menyita materi yang memberatkan, termasuk berbagai konten pro-Rusia yang dicetak dan literatur propaganda.

Bukti yang dirilis oleh SBU menunjukkan berbagai selebaran, termasuk satu bertuliskan "Donbass adalah Rusia," kartu kredit yang dikeluarkan oleh SberBank negara itu, serta potret Patriark Kirill, kepala Gereja Ortodoks Rusia.

Penyelidikan pra-persidangan atas dugaan kegiatan uskup telah diluncurkan. Sejauh ini, bagaimanapun, Ionafan belum ditahan oleh pihak berwenang Ukraina.

Imam dengan tegas menolak tuduhan yang diajukan oleh SBU, mengklaim bahwa serangan itu adalah bagian dari upaya untuk merebut katedral lokal dari UOC. Selain itu, metropolitan juga menyiratkan bahwa "bukti" yang ditemukan selama penggerebekan rumahnya telah ditempatkan sebelumnya.

“Saya percaya bahwa tindakan yang disebutkan di atas disengaja dan diarahkan terhadap Gereja Ortodoks Ukraina secara keseluruhan dan melawan otoritas hierarki keuskupan Tulchin dan menabur kebingungan di antara para klerus dan orang percayanya. Dan di masa depan, perebutan Katedral Kelahiran Kristus Tulchinsky demi organisasi keagamaan 'istimewa',” kata Ionafan dalam sebuah pernyataan.

Sementara ulama itu tidak menyebutkan "organisasi" secara eksplisit, ia tampaknya merujuk pada Gereja Ortodoks Ukraina (OCU), sebuah entitas memisahkan diri yang didirikan dengan bantuan aktif dari otoritas negara dan presiden saat itu Petro Poroshenko.

Ukraina telah lama mengalami ketegangan agama, di mana ada beberapa entitas tak dikenal yang mengklaim sebagai Gereja Ortodoks Ukraina sejati dan menantang otoritas Patriarkat Moskow.

Upaya Poroshenko, bagaimanapun, menyebabkan perpecahan terbuka dalam komunitas Ortodoks Ukraina pada tahun 2018. Persaingan antara gereja yang berbeda semakin diperparah oleh konflik yang sedang berlangsung, di mana UOC mendeklarasikan otokefali dari Patriarkat Moskow pada bulan Mei.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya