Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran: Memberikan Dukungan Senjata ke Rusia atau Ukraina Hanya akan Menunda Perdamaian

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran tidak berpihak kepada negara mana pun yang sedang berperang, termasuk dalam perang Rusia-Ukraina.

Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian kembali menegaskan prinsip Iran yang menginginkan diakhirinya perang perang yang telah berlangsung lebih dari tujuh bulan itu. Ia juga mengatakan negaranya tidak mengirimkan senjata untuk salah satu dari kedua pihak.

Mengirimkan pasokan senjata kepada salah satu pihak adalah sama dengan memperpanjang perang. Iran menghindari itu untuk kebaikan bersama.  Ini sekaligus menepis kabar yang disebarkan media Barat bahwa Iran telah mengirimkan drone tempur untuk Rusia.


Sejak awal konflik, Teheran telah menekankan bahwa mereka menolak perang dan sanksi. Mereka juga selalu menyerukan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.

Dalam beberapa pertemuan dengan pejabat asing, Abdollahian selalu menjelaskan hal ini untuk menepis segala tudingan. Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Polandia untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan, Afrika dan Timur Tengah Pawel Jablonski di Teheran baru-baru ini, misalnya. Ia mengatakan sikap Iran jelas yaitu mendukung perdamaian dan tidak memberi dukungan senjata.

"Sikap prinsip kami  adalah menentang mempersenjatai salah satu dari kedua belah pihak dalam perang Ukraina agar konflik bisa segera dihentikan," terang Abdollahian, seperti dikutip dari Fars News, Selasa (11/10).

Juga dalam percakapan dengan Menteri Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto pada pekan lalu, ia juga memaparkan tidak ada senjata yang dikirim Iran ke Rusia.

“Meskipun beberapa negara memberikan dukungan militer ke Ukraina, kami tidak ikut-ikutan mengirim, dan tidak akan pernah mengirim senjata apa pun ke Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina. Karena kami percaya bahwa solusi untuk krisis ini adalah politik dan menawarkan dukungan senjata ke salah satu pihak hanya akan menunda kesempatan untuk perdamaian,” katanya kepada Haavisto.

Berbicara soal protes besar-besaran yang melanda Iran belakangan ini, Abdollahian  menegaskan bahwa protes banyak dirasuki oleh campur tangan asing dan adanya  eksploitasi perusuh oleh pihak luar dalam urusan dalam negeri Iran, dan bahwa Iran tidak seperti apa yang digambarkan dalam berita yang beredar.

"Kami sangat mementingkan memberikan perhatian pada hak-hak perempuan di Republik Islam Iran, dan perempuan saat ini memainkan peran yang sangat efektif di berbagai sektor seperti universitas, sains, kedokteran, pendidikan, urusan administrasi dan teknologi,” katanya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya