Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini/Net

Politik

Jazuli Juwaini: Jangan Mainkan Politik Polarisasi Seperti Diksi “Nasdrun”

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 13:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Semua pihak diminta untuk tidak membawa idiom-idiom yang bisa membawa masyarakat masuk pada polarisasi politik seperti yang sudah terjadi.

Pasalnya, ramai di media sosial tentang diksi “Nasdrun” (Nasdem Kadrun) setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diusung sebagai capres 2024 oleh Partai Nasdem.

Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini mengingatkan semua pihak agar tidak memulai polarisasi dengan sebutan atau idiom yang provokatif semacam Nasdrun.


"Dulu sebutan Kadrun juga disematkan pihak lain, terutama para buzzer politik, sehingga menimbulkan polarisasi yang sangat merugikan bangsa ini,” kata Jazuli, Selasa (11/10).

Jazuli berharap, seluruh warga bangsa bersikap arif dan dewasa dalam mengekspresikan pandangan politiknya, Tak terkecuali para elite politik.

“Elite politik jangan memberi contoh tidak baik sehingga membawa perdebatan yang tidak produktif dalam berdemokrasi,” katanya.

Menurut anggota Komisi I DPR RI FPKS ini, perbedaan pilihan dalam demokrasi itu adalah hal yang biasa. Apalagi masyarakat Indonesia sangat majemuk.

“Maka harus disikapi secara dewasa  jangan munculkan narasi yang pecah belah karena kita sudah sepakat menghargai kebhinnekaan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengisi pesta demokrasi dengan politik gagasan yang mencerdaskan bangsa. Bagi Jazuli, masyarakat perlu menunjukkan kualitas dan kapabilitas dengan narasi positif dan prestasi.

"Sehingga demokrasi kita makin bernas dan cerdas,” imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut, Jazuli menyatakan bahwa Indonesia ke depan sangat butuh calon pemimpin yang berkualitas. Itu tidak lain untuk kemajuan negara Indonesia. Baik yang berlatar belakang kepala daerah, menteri dan pimpinan lembaga.

Menurut Jazuli, para calon yang berniat menjadi pemimpin nasional cukup dengan menjelaskan kepada publik soal program unggulannya dalam memimpin tempat ia menjalankan kiprah.

“Jangan ditarik-tarik pada polarisasi yang memecah belah bangsa,” demikian Jazuli.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya