Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net

Dunia

Situasi Rusia-Ukraina Memanas, Polandia Desak Warganya Pergi dari Belarusia

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 10:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah semakin memanasnya konflik antara Rusia dan Ukraiana, Pemerintah Polandia mendesak warganya yang berada di Belarusia untuk meninggalkan negara itu sesegera mungkin.

Peringatan serupa yang dimuat di situs pemerintah itu pernah diterbitkan saat Warsawa meminta warganya di Rusia untuk segera angkat kaki bulan lalu.

Meningkatnya konflik yang ditandai dengan serangan Moskow ke sejumlah situs di Ukraina pada Senin diduga menjadi alasan Polandia mengeluarkan peringatan terbarunya setelah peledakan jembatan di Selat Kerch yang oleh Presiden Vladimir Putin disebut sebagai tindakan terorisme Ukraina.


Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko sebelumnya pada Senin mengklaim bahwa dia telah diberi tahu bahwa Ukraina sedang merencanakan serangan serupa terhadap negaranya. Sebagai persiapan, dia telah mengumpulkan 15.000 tentara di dekat perbatasan dengan Ukraina.

"Saya memberi tahu presiden Ukraina dan orang gila lainnya bahwa jika mereka mencoba sesuatu seperti serangan jembatan di Belarus, Jembatan Krimea akan tampak seperti bunga bagi mereka," katanya.

Warsawa dalam pernyataannya menegaskan bahwa mereka bukan bagian dari konflik yang sedang terjadi.

"Kami bukan peserta dalam perang ini. Polandia adalah negara yang aman," kata pemerintah pada Senin.

Polandia telah menjadi salah satu pendukung paling gencar dari tindakan ekonomi dan bahkan militer terhadap Rusia dan sekutunya Belarus. Itu adalah salah satu negara Uni Eropa pertama yang berhenti memberikan visa kepada warga negara Rusia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya