Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Rusia akan Balas Serangan Teroris yang Diluncurkan Kyiv

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 07:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia akan segera menanggapi serangan Ukraina yang menggunakan metode teroris.

Dalan pertemuan Senin (10/10) dengan anggota Dewan Keamanan Rusia, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan tidak mungkin tidak ada tanggapan yang lebih besar atas apa yang telah dilakukan Ukraina  merujuk pada insiden ledakan di atas jembatan Krimea.

"Jelas, dinas khusus Ukraina adalah dalang, penyelenggara dan pelaku serangan (di jembatan Krimea). Rezim Kiev telah lama menggunakan metode teroris," kata Putin, menambahkan bahwa pihak berwenang Ukraina saat ini telah menempatkan diri mereka bersanding dengan formasi teroris internasional.


Serangan terus menerus terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhye juga menunjukkan bagaimana Ukraina telah begitu massif  meluncurkan gerakan terorisme nuklir, menurut Putin. Ada tiga aksi terorisme terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir yang mengakibatkan tiga saluran listrik tegangan tinggi rusak dalam waktu bersamaan.

“Sejumlah serangan teroris dan upaya kejahatan serupa telah dilakukan terhadap fasilitas tenaga listrik dan infrastruktur transportasi gas negara kita, termasuk upaya untuk merusak salah satu bagian dari pembawa gas TurkStream. Semua ini dibuktikan dengan bukti yang tidak memihak, termasuk kesaksian dari para pelaku yang ditahan,"  ujar Putin, seperti dikutip dari TASS.

Atas dasar itu semua, lanjut Putin, Rusia harus melakukan serangan besar-besaran dengan senjata udara, laut dan darat jarak jauh dengan akurasi tinggi pada energi, komando militer dan fasilitas komunikasi di Ukraina.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya