Berita

Aksi protes di Iran/Net

Dunia

Mahasiswa dan Buruh Kilang Minyak Turun ke Jalan Melanjutkan Protes Anti-Kekerasan di Iran

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 06:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mahasiswa dan buruh bersatu turun ke jalan di beberapa titik di Teheran pada Senin (10/10). Mereka  menentang penindasan terhadap perempuan dan anak.

Ini adalah kelanjutan dari aksi protes panjang yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini.  Selama dua minggu terakhir Iran berada dalam kerusuhan parah yang mematikan.

Para mahasiswa, termasuk dari Teheran Azad, melakukan aksi duduk. Mereka juga mengecat tangan mereka dengan warna merah untuk memprotes tindakan keras oleh pihak berwenang.  Mereka berteriak "matilah tirani ini".


Sementara para buruh,  kebanyakan adalah pekerja kilang minyak Abadan dan Kangan serta proyek Petrokimia Bushehr, melakukan mogok kerja. Mereka berteriak meminta keadilan dan pengunduran diri para pejabat, seperti dikutip dari French24.

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan protes di puluhan kota di seluruh Iran pada Senin pagi, dengan bentrokan sengit antara pengunjuk rasa dan polisi anti huru hara di kota-kota di provinsi asli Kurdistan Amini.

"Kami akan meminta pertanggungjawaban Anda atas penindasan Anda terhadap perempuan dan anak perempuan dan atas kekerasan yang tidak dapat diterima," teriak mahasiswa.

Kerusuhan yang kian menyebar membuat aparat mengintensifkan kekuatan lebih. Mendorong kelompok hak asasi Kurdi Henjaw menuduh pihak berwenang menggunakan kekerasan dengan senjata berat.

Kelompok yang berbasis di Norwegia itu menyebutkan tembakan juga terdengar di kampung halaman Amini, Saqqaz.

Analis mengatakan bahwa sifat protes yang terjadi di Iran sangat beragam - mulai dari pawai jalanan hingga pemogokan mahasiswa hingga tindakan pembangkangan individu - dan telah memperumit upaya negara untuk memadamkan gerakan tersebut.

Aksi protes yang terjadi lebih dari dua minggu ini  menjadi tantangan yang lebih besar bagi pihak berwenang di bawah pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya