Berita

Tersangka penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati (SD), Yosep Parera usai jalani pemeriksaan etik oleh KY/RMOL

Hukum

Di Hadapan KY, Penyuap Hakim Agung Ungkap Penyakit Hukum di MA

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 17:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di hadapan Komisi Yudisial (KY), tersangka penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati (SD), Yosep Parera (YP) mengaku mengungkapkan penyakit hukum yang terjadi di Mahkamah Agung (MA).

Hal itu disampaikan oleh Yosep usai diperiksa oleh KY dalam pemeriksaan atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Hakim Yustisial Elly Tri Pangestu (ETP) di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (10/10).

Yosep mengaku, dirinya telah diperiksa oleh KY selama enam jam terkait pemeriksaan etik dalam perkara dugaan suap pengurusan perkara di MA.Yosep menjelaskan bahwa dirinya tidak mengenal Hakim Agung. Ia hanya mengenal struktur di bawahnya seorang perempuan bernama Desy.


"Dan saya menjelaskan tentang patologi hukum, atau penyakit hukum yang diidap di dalam Mahkamah Agung, khususnya jajaran struktural, seperti panitera, penerima berkas, nomor perkara, dan lain sebagainya," ujar Yosep kepada wartawan, Senin sore (10/10).

Yosep mengklaim, dirinya memberikan informasi yang valid kepada KY agar dilakukan pembenahan oleh KY di internal MA.

"Karena selama ini semua pengacara yang melakukan praktik hukum itu tersandera," kata Yosep.

Apalagi kata Yosep, setiap laporan yang diberikan kepada KY ataupun kepada hakim pengawas pada MA, khususnya di dalam bidang peradilan, tidak pernah ditanggapi.

"Sehingga mau tidak mau, semua struktur masyarakat atau budaya itu sangat terpengaruh di dalam komponen terakhirnya, sehingga mau tidak mau semua masyarakat itu pasti akan mengeluarkan dana untuk mencapai keadilan," jelas Yosep.

"Jadi yang dilakukan oleh kami itu agar surat kami bisa masuk sampai ke meja Hakim Agung, itu kami harus membayar. Membayar kepada siapa? kepada struktural bawahnya. Jadi mereka-mereka yang menangani perkara di bawahnya, menerima berkas dan lain sebagainya," sambung Yosep.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan sepuluh orang tersangka, yakni Sudrajad Dimyati (SD) selaku Hakim Agung pada MA; Elly Tri Pangestu (ETP) selaku Hakim Yustisial atau Panitera Pengganti MA; Desy Yustria (DY) selaku PNS pada Kepaniteraan MA; Muhajir Habibie (MH) selaku PNS pada Kepaniteraan MA.

Selanjutnya, Nurmanto Akmal (NA) selaku PNS MA; Albasri (AB) selaku PNS MA; Yosep Parera (YP) selaku pengacara; Eko Suparno (ES) selaku pengacara; Heryanto Tanaka (HT) selaku Debitur KSP ID; dan Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS) selaku Debitur KSP ID.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya