Berita

Orang-orang berkabung dan mengirimkan doa di depan lokasi penembakan massal di penitipan anak di Thailand/Net

Dunia

Nekat Menerobos TKP Penembakan Massal Anak, Thailand Cabut Visa Dua Jurnalis CNN

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 14:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas Imigrasi Thailand akhirnya mencabut visa yang dikeluarkan untuk dua wartawan CNN setelah mereka nekat memasuki pusat penitipan anak tempat kejadian penembakan massal pekan lalu.

Dalam keterangannya, Wakil komisaris Biro Imigrasi Achayon Kraithong mengatakan pada Minggu (9/10) bahwa visa untuk dua jurnalis itu telah dicabut dengan alasan bahwa mereka tidak memenuhi syarat untuk bekerja di Thailand.

"Mereka memasuki Thailand dengan visa turis yang tidak mengizinkan mereka bekerja di negara itu," kata Achayon, seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (10/10).


"Keduanya bisa menghadapi dakwaan lain," tambah Achayon, yang juga menjabat juru bicara polisi.

Dua jurnalis CNN itu adalah reporter Anna Coren (47) warga negara Australia, dan juru kamera Daniel Hodge (34) warga negara Inggris. Keduanya tiba di bandara Suvarnabhumi pada hari Kamis dan diizinkan untuk tinggal hingga 19 November sebagai turis.

Coren dan Tuan Hodge ditugaskan untuk meliput kasus pembantaian di pusat penitipan anak Organisasi Administrasi Uthai Sawan Tambon pada Kamis.

Mereka kemudian menerobos TKP dan melaporkan dari dalam gedung, di mana 24 anak telah dibunuh. Gambar keduanya memanjat pagar dari pusat menjadi viral pada hari Sabtu.

CNN kemudian mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menghapus laporan itu dari situs webnya meskipun tidak mengakui kesalahan atas tindakannya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya