Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB Desak Dewan Keamanan Segera Kerahkan Pasukannya untuk Bantu Haiti

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 12:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konflik geng bersenjata di Haiti semakin mengkhawatirkan. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak Dewan Keamanan untuk segera mengambil tindakan menyusul permintaan bantuan dari negara di kepulauan Karibia tersebut.

Guterres pada Minggu (9/10), mengirimkan suratnya kepada DK PBB yang berisi usulan agar satu atau beberapa negara anggota dapat mengirimkan pasukan aksi cepat untuk membantu polisi Haiti menghilangkan ancaman dari geng-geng bersenjata.

"Pasukan aksi cepat akan mendukung HNP (Polisi Nasional Haiti) terutama di wilayah metropolitan Port-au-Prince untuk membebaskan sumber air, bahan bakar, makanan dan pasokan medis, kemudian mendistribusikannya ke masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan," jelas Guterres seperti dimuat Reuters.


Lebih lanjut, Guterres meminta agar pasukan bukan berasal dari PBB, melainkan dari 15 anggota DK yang harusnya dapat lebih berperan, sesuai dengan komitmen mereka dalam mendukung kemanusiaan, gencatan senjata dan kerjasama keamanan internasional.

Pekan lalu, pemerintah Haiti meminta bantuan internasional agar dapat mengirimkan angkatan bersenjata khusus untuk membantu memerangi krisis yang disebabkan oleh blokade pelabuhan bahan bakar dan sumber air minum.

Blokade tersebut telah menyebabkan aktivitas warga Haiti terhambat, langkanya air minum kemasan dan penyebaran wabah kolera baru yang semakin luas akibat meminum air yang tidak layak konsumsi.

Pada 2004, pasukan penjaga perdamaian PBB dikerahkan ke Haiti setelah pemberontakan Presiden Jean-Bertrand Aristide. Pasukan penjaga perdamaian pergi pada tahun 2017 dan digantikan oleh polisi PBB yang kembali meninggalkan negara tersebut pada 2019.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya