Berita

Bencana longsor melanda kota Las Tejerias, Venezuela, Minggu 9 Oktober 2022/Net

Dunia

Longsor Venezuela Tewaskan 22 Orang, Presiden Nicolas Maduro Tetapkan Hari Berkabung Nasional

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 22 orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya terluka akibat bencana longsor yang melanda kota Las Tejerias, Venezuela.

Informasi bencana akibat curah hujan tinggi itu dikonfirmasi Wakil Presiden Delcy Rodriguez kepada media lokal pada Minggu (9/10) waktu setempat.

"Kami melihat kerusakan yang sangat signifikan di sini, korban jiwa: sejauh ini, kami telah menemukan 22 orang tewas, ada lebih dari 52 orang hilang," kata Rodriguez kepada media lokal di tempat kejadian, seperti dikutip dari AFP, Senin (10/10).


Ia menambahkan bahwa aparat sedang bekerja keras untuk penyelamatan dan pencarian korban yang hilang.

Menteri Dalam Negeri dan Kehakiman Remigio Ceballos mengatakan kepada AFP, bahwa sekitar seribu orang telah bergabung dengan upaya penyelamatan.

Gambar yang diambil oleh pesawat tak berawak milik tim penyelamat menunjukkan sejumlah besar tanah dan puing menumpuk di jalan-jalan ketika penduduk mencoba menyekop lumpur yang mengalir ke rumah mereka.

Presiden Nicolas Maduro mengumumkan tiga hari berkabung nasional untuk para korban.

"Karena situasi serius akibat tanah longsor skala besar yang disebabkan oleh hujan, saya menetapkan 3 hari berkabung nasional mulai hari ini 9 Oktober, dalam solidaritas dengan keluarga terpengaruh," cuit Maduro di Twitter.

Tanah longsor akibat banjir sungai terbesar pada Sabtu adalah yang terburuk sepanjang tahun ini di Venezuela, yang telah mengalami tingkat hujan bersejarah dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Agustus, sedikitnya 15 orang tewas di Andes Venezuela setelah hujan lebat memicu longsoran lumpur dan batu.

Dan pada bulan September, sedikitnya delapan orang tewas ketika banjir akibat hujan deras mengalir melalui retret keagamaan di bagian barat negara itu.

Kembali ke tahun 1999, peristiwa tanah longsor besar menewaskan sekitar 10.000 orang di negara bagian Vargas, utara Caracas.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya