Berita

Ledakan yang berasal dari sebuah truk di Jembatan Krimea di Selat Kerch pada Sabtu 8 Oktober 2022/Net

Dunia

Media AS: Ledakan di Jembatan Krimea Didalangi Dinas Intelijen Ukraina

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 06:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Intelijen Ukraina disebut-sebut berada di balik ledakan yang merusak Jembatan Krimea di Selat Kerch pada Sabtu akhir pekan.  

Keterkaitan intelijen Ukraina dalam peristiwa yang menewaskan tiga nyawa itu terungkap dalam dua laporan media AS, New York Times dan Washington Post.

Seorang pejabat senior Ukraina yang diwawancarai oleh New York Times mengklaim bahwa Kiev berada di balik ledakan itu, menambahkan bahwa serangan itu didalangi oleh dinas intelijen Ukraina dengan menanam bom di sebuah truk yang sedang melintasi jembatan.


Klaim ini kemudian digaungkan oleh Washington Post yang mengutip seorang pejabat pemerintah Ukraina. Surat kabar itu juga mengaitkan ledakan itu dengan layanan khusus negara itu.

Versi ini didukung oleh situs berita Ukrainska Pravda yang mengutip sebuah sumber di dinas keamanan negara itu, mengatakan bahwa badan intelijen, yang disebut SBU, berada di balik serangan itu.

Meskipun tidak secara eksplisit bertanggung jawab atas serangan itu, para pejabat di Ukraina membenarkan ledakan tersebut sebagai 'permulaan'.

"Kimea, jembatan, awal. Segala sesuatu yang ilegal harus dihancurkan, semua yang dicuri harus dikembalikan ke Ukraina, semua yang diduduki Rusia harus diusir," cuit seorang pembantu Presiden Volodymyr Zelensky, Mikhail Podoliak, dalam akun Twitternya.

Sejak Rusia meluncurkan kampanye militernya pada akhir Februari lalu, para pejabat Ukraina telah berulang kali berjanji untuk menyerang jembatan itu, yang berfungsi sebagai penghubung strategis antara semenanjung Krimea Rusia dan Wilayah Krasnodarnya.

Kremlin tidak secara langsung menuduh Kyiv, tetapu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa reaksi Ukraina terhadap insiden tersebut merupakan bukti "sifat teroris" dari kepemimpinannya.

Ledakan kuat mengguncang Jembatan Krimea pada Sabtu pagi, menyebabkan sebagian jalan runtuh di bagian kendaraan, serta kebakaran di jalur kereta api paralel di mana tujuh tangki bahan bakar terbakar.

Menurut Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia, jembatan itu rusak akibat truk yang meledak saat melintasi jembatan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya