Berita

Menteri Dalam Negeri India Amit Shah bersalaman dengan kerumunan selama rapat umum di Stadion Showkat Distrik Baramulla/Net

Dunia

Hentikan Pidato Saat Azan Berkumandang, Mendagri India Amit Shah Beri Teladan Positif

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 21:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah polarisasi politik keagamaan yang berlangsung di India, Menteri Dalam Negeri Amit Shah memberikan contoh yang baik dengan menghentikan pidatonya saat azan berkumandang untuk menghormati umat Muslim di Kashmir.

Shah yang berlatar agama Hindu menghentikan pidatonya ketika dia mendengar azan dan melanjutkannya hanya setelah azan selesai.

"Haruskah saya mulai atau tidak? Katakan dengan keras, haruskah saya mulai?" tanya Shah kepada stafnya sebelum melanjutkan pidatonya setelah azan selesai berkumandang.


Seperti dimuat Deccan Herald pada Rabu (5/10), ribuan orang yang datang dari berbagai bagian Kashmir untuk berpartisipasi dalam rapat umum di Baramulla sangat senang dengan gerakan yang dilakukan Amit Shah.

"Sikap Amit Shah akan mengirimkan pesan positif di mana-mana. Ini adalah tanda kepemimpinan yang matang dan mudah-mudahan persahabatan dan persaudaraan akan menang atas politik komunal," kata seorang peserta yang datang dari perbatasan Kabupaten Kupwara.

Konflik antara umat Hindu dan Islam di Kashmir telah mendarah daging sejak sejak negara itu di jajah oleh Inggris pada 1747, yang memisahkan India menjadi dua wilayah Radcliffe Line berdasarkan identitas agama sehingga prasangka dan sentimen Anti-Islam di India dan Anti-Hindu di Pakistan semakin masif.

Pemisahan tersebut menciptakan sentimen dan sebuah prejudice yang membuat orang-orang Hindu-Nasionalis beranggapan bahwa orang Islam di India bukanlah bagian dari India. Hal tersebut yang menciptakan politik komunal berkepanjang di wilayah Jammu dan Kashmir yang mayoritas beragama Islam.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya