Berita

Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas/Net

Politik

Anwar Abbas Yakin Kapolri Serius Tangani Konsorsium 303

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah perlu menindak tegas dugaan adanya tiga Kapolda yang ikut dalam skandal judi online Konsorsium 303 sebagai diungkap seorang mantan mafia dalam sebuah acara di stasiun TV. Desakan ini disampaikan Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas agar dugaan kasus tersebut menjadi terang benderang.

"Saya belum mengetahui keterlibatan 3 kapolda itu, tetapi, jika menurut temuan itu memang ada keterlibatan mereka, secara hukum memang harus ditindak," kata Anwar Abbas kepada wartawan, Minggu (9/10).

Dia tidak menampik ada kemungkinan oknum polisi terseret dalam bisnis haram bernama Konsorsium 303. Hal ini jika berkaca dari besaran gaji yang diterima polisi, sehingga kerap mencari penghasilan sampingan lewat bisnis haram.


"Berapa sih gaji mereka? Paling berapa. Makanya banyak kita tahu polisi-polisi yang cari penghasilan sampingan," ujarnya.

Anwar mendesak agar pemerintah melalui penegak hukum segera membongkar komplotan tersebut. Apalagi, kasus perjudian sudah membuat masyarakat umum resah.

"Kita tahu masalah paling besar di dunia hukum adalah keadilan. Saya yakin Kapolri serius menangani kasus Konsorsium 303. Saya mendukung langkah Kapolri menyelidiki kasus ini sampai tuntas," jelas Anwar.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya