Berita

Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag, Ahmad Zayadi/Net

Nusantara

Kemenag Siapkan Delapan Strategi Turunkan Stunting

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kekurangan gizi menjadi salah satu fokus Pemerintah Indonesia. Untuk menekan angka tersebut dan menyukseskan program penurunan stunting, Pemerintah bekerja sama dengan beberapa  lembaga dan isntansi, salah satunya adalah Kementerian Agama (Kemenag).

Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kemenag, Ahmad Zayadi, mengatakan, Ditjen Bimas Islam memiliki delapan strategi untuk menyukseskan program tersebut.

Strategi pertama adalah Sinergi Lintas Sektor. Menurutnya, akan dilakukan sinergisitas lintas Kementerian antara Kemenag, Kemenkes, BKKBN, ormas Islam, dai, dan daiyah, untuk menyusun modul percepatan penurunan stunting dalam perspektif agama Islam.


“Semakin kolaboratif, maka peluang penurunan stunting semakin besar,” kata Zayadi dalam keterangannya pada  Jumat (07/10).

Kemudian strategi kedua yaitu perlu dilakukan Peningkatan Sumber Daya Manusia. Ini akan dilakukan melalui pelatihan tentang penurunan stunting.

"Semua yang terlibat dari Penyuluh Agama Islam (PAI), dai, dan daiyah harus memiliki persepsi yang sama dalam memberikan materi penanggulangan stunting kepada masyarakat," katanya.

Strategi ketiga adalah memaksimalkan peran PAI dengan melaksanakan bimbingan dan penyuluhan yang kreatif dan inovatif sebagai upaya penurunan stunting.

“Mulai hari ini PAI adalah agen yang bertugas mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat bahaya stunting,” jelasnya.

Kemudian perlu dilakukan pemanfaatan aplikasi e-PA.  Zayadi mengungkapkan, strategi keempat ini akan memanfaatkan aplikasi Penyuluh Agama Elektronik berbasis website (e-PA) sebagai media pelaporan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan bidang stunting bagi PAI.

Strategi kelima adalah maksimalkan aplikasi Ustadzkita

Zayadi menjelaskan, pihaknya akan memaksimalkan aplikasi Ustadzkita sebagai media yang mampu menampung kumpulan referensi materi-materi tentang Stunting dalam perspektif agama Islam.

“Nanti di aplikasi Ustadzkita akan ada kanal yang memudahkan siapapun untuk mendapatkan referensi dan rujukan tentang cara penurunan stunting,” ungkapnya.

Berikutnya ada stretegi untuk menyiapkan materi dakwah Zayadi mengungkapkan, pihaknya menyiapkan materi dakwah tematik tentang stunting dalam perspektif agama Islam.

“Ini sebagai bentuk pemerintah hadir dengan menyiapkan materi dakwah sebagai bentuk menanggulangi stunting,” kata Zayadi.

Strategi ketujuh adalah dakwah kesehatan. Dakwah kesehatan bisa menjadi upaya pencegahan stunting dengan pendekatan ilmu keislaman yang dilakukan oleh penceramah. Zayadi menyampaikan, secara akademik Kemenag ditantang untuk merumuskan fikih kontemporer sesuai perubahan-perubahan zaman.

“Bisa jadi nanti ada fikih kesehatan reproduksi, fikih tentang stunting, dan masih banyak lagi. Kita harus memiliki perspektif karena zaman mengalami perubahan, maka fikih pun harus melakukan penyesuaian,” katanya.

Strategi yang kedelapan adalah optimalisasi penghulu dan PAI. Mengoptimalkan peran penghulu dan PAI dalam Bimbingan Pra Nikah melalui capacity building sangat membantu sebagai fasilitator dalam memberikan layanan dan bimbingan bagi masyarakat.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya