Berita

Kepala Chechnya Ramzan Kadyrov/Net

Dunia

Kadyrov: Lebih dari 10.000 Tentara Chechnya Ikut Andil Membela Rusia dalam Operasi Militer di Ukraina

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 07:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia dan Chechnya adalah saudara yang kuat. Kepala Chechnya Ramzan Kadyrov mengatakan bahwa sejauh ini Barat mencoba memecahbelah keduanya tetapi tidak akan pernah berhasil.

"Intelijen Barat telah mengobarkan perang informasi subversif, mencoba membuat orang Rusia percaya bahwa Republik Chechnya bukan bagian dari Rusia," kata Kadyrov saat berbicara di depan barisan badan-badan keamanan, pertahanan dan penegakan hukum,  dalam rangka menghormati ulang tahun ke-70 Presiden Rusia Vladimir Putin yang jatuh pada Jumat (7/10).

"Namun, kami telah membuktikan bahwa kami, orang-orang Chechnya, adalah bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Rusia," lanjut Kadyrov yang pada Kamis (6/10) ditunjuk sebagai Kolonel Jenderal Angkatan Bersenjata Rusia.


Ia menambahkan hal itu bisa dibuktikan dengan apa yang telah dilakukan Chechnya untuk Rusia dan sebaliknya.

Saat ini, sekitar 10.000 pejuang Chechnya rela bertempur dalam operasi militer khusus Rusia di Ukraina.  Kadyrov mengatakan, resimen tambahan akan berangkat ke zona operasi khusus dalam beberapa hari mendatang.

"Setiap hari, kami menyambut sukarelawan yang ingin bergabung untuk bertempur  di Ukraina," katanya.

Terlepas dari hasil operasi militer itu, Kadyrov  mengatakan bahwa ia dan jajarannya akan membasmi "setan-setan berbahasa Chechnya" yang hanya ingin merusak keutuhan wilayah itu dan Rusia.

"Dengan bantuan Allah SWT, kami akan membersihkan bumi dari kekejian ini," katanya.

Pada Jumat, sekitar 20.000 personel badan pertahanan, keamanan dan penegakan hukum Republik Chechnya berbaris untuk melakukan upacara penghormatan ulang tahun Putin yang diadakan di ibukota Grozny, seperti dilaporkan TASS.

"Hari ini presiden kita yang terkasih, panglima tertinggi, merayakan ulang tahunnya yang ke-70. Atas nama kita semua dan atas nama seluruh rakyat Chechnya, saya ingin mengucapkan selamat kepadanya dan mendoakan kesehatan, cinta dalam keluarga, dan keamanannya," kata Kadyrov.

Kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR) Denis Pushilin juga hadir dalam barisan kemeriahan di Grozny. Ia turut menyampaikan ucapan selamat dan berdoa untuk kesehatan dan keselamatan Putin.

"Saya yakin, penjuru Rusia  mendoakan kesehatan,  kebahagiaan untuk Presiden kita, serta kemenangan baru untuk Tanah Air kita bersama, yang dia pimpin," tegas Pushilin.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya