Berita

Anies Baswedan sata dideklarasikan Bacapres oleh Partai Nasdem/RMOL

Politik

Deklarasi Bacapres Anies, Cara Nasdem Menutup Slot Capres dari Partai Koalisi

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 05:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Deklarasi Anies Baswedan bakal calon presiden (Bacapres), bisa diartikan sebagai cara Partai Nasdem menutup diri terhadap calon lain untuk dapat diusung sebagai Capres.  

Demikian dikatakan Direktur Riset Indonesia Presidensial Studies, Arman Salam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/10).

Pendapat Arman, tekanan dari partai yang berpotensi koalisi hampir semuanya sama, yakni mengusung kadernya sebagai calon nomer satu atau bergaining menjadi nomor dua, atau kesepakatan bagi-bagi kue dan kepentingan jika pertarungan berhasil.


"Bola panas koalisi kini dilempar kepada Anies dengan memberikan hak penuh," demikian Arman menafsirkan.

Dalam pandangan Arman, Nasdem ingin mengatakan kepada Anies harus mengurus kelengkapan koalisi dan hingga urusan wakil, mulai dari aspek finansialnya maupun ketokohan wakilnya yang diharapkan bisa membawa kemenangan.  

Analisa Arman, mengunci posisi calon orang nomor satu yang dilakukan Nasdem membuat partai lain kelabakan jika ingin berkoalisi. Sebab, partai lain harus mau menjadi wakilnya Anies atau menerima benefit lain selain wakil.

"Keterangan Andi Arief terkait Anies adalah bentuk tekanan tidak langsung dan bentuk protes karena calon nomor satu terkunci, sementara Demokrat punya jagoan," jelas Arman.

Atas kondisi itu, Arman melihat saat ini Nasdem dan PKS hanya tinggal adu kuat, mana yang kalah dan harus mengalah.  

"Kini Nasdem punya calon, silakan siapa yang mau berkoalisi maka konsekuensinya Anies Presidennya, kira-kira begitu," pungkas Arman.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya