Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Menang Gugatan, Media Rusia Tuntut Google Segera Pulihkan Akun YouTube RT

RABU, 05 OKTOBER 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu media Rusia, RT, telah berhasil memenangkan gugatannya terhadap raksasa perusahaan teknologi Google.

Keputusan itu diumumkan pada Selasa (4/10) di mana pengadilan arbitrase memenangkan ANO TV-Novosti, perusahaan pendiri RT melawan Google LLC, Google Ireland Limited dan divisi Google Rusia.

Atas keputusan tersebut, pengadilan arbitrase Moskow kemudian memerintahkan Google untuk memulihkan saluran YouTube RT, yang diblokir setelah peluncuran operasi militer Rusia di Ukraina.


Jika mereka gagal melakukannya, pengadilan akan menghukum Google dengan menjatuhkan denda 100.000 rubel (sekitar 1.694 dolar AS ) perhari, sampai akses ke semua 27 saluran dipulihkan. Setiap minggu, jumlah hukuman harian akan berlipat ganda.

Google memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding atas putusan itu.

Menurut Roskomnadzor, pengawas media Rusia, ada sekitar 54 kasus YouTube yang membatasi konten milik saluran Rusia.

Menyusul peluncuran serangan militer Rusia terhadap Ukraina, pemerintah Barat dan perusahaan teknologi swasta memulai kampanye sensor terhadap media Rusia yang mereka anggap dikendalikan negara. Uni Eropa sepenuhnya melarang RT dan Sputnik dari siarannya.

RT America bahkan terpaksa menghentikan operasinya di tengah sanksi AS terhadap Moskow, sementara Google menghapus aplikasi RT dan Sputnik dari Play Store-nya, dan YouTube memblokir akses ke semua saluran milik Rusia itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya