Berita

Suella Braverman/Net

Hukum

Suella Braverman: Inggris Punya Terlalu Banyak Migran Berketerampilan Rendah

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 03:03 WIB

Di tengah fenomena kekurangan tenaga kerja yang kian parah dalam berbagai sektor industri di Inggris, Menteri Dalam Negeri negara itu mengeluhkan tentang tenaga kerjanya yang berketerampilan rendah.

Seperti dimuat Anadolu Agency pada Minggu (2/10), Suella Braverman juga mengeluhkan jumlah siswa internasional dengan tanggungan yang sangat tinggi yang datang ke Inggris.

“Inggris memiliki terlalu banyak pekerja migran berketerampilan rendah dan jumlah siswa yang sangat tinggi datang ke negara ini dengan jumlah tanggungan yang sangat tinggi ke negara ini," kata Braverman dalam sebuah wawancara dengan surat kabar The Sun pada Sabtu (1/10), jelang konferensi tahunan Partai Konservatif yang berkuasa.


Menteri Dalam Negeri asal India itu mengkritik kurangnya para migran serta para siswa Internasional dalam berkontribusi menumbuhkan ekonomi di Inggris.

“Orang-orang itu datang ke sini, mereka belum tentu bekerja atau mereka bekerja di pekerjaan berketerampilan rendah,” ujarnya.

Braverman lebih lanjut mengatakan, para migran yang berketerampilan rendah kerap kali menjadi sasaran perdagangan manusia atau kerja paksa yang keduanya disebut sebagai perbudakan modern di Inggris.

Untuk itu, Menteri tersebut tidak ingin perbudakan ini terus terjadi, kedepannya, ia ingin membatasi kemampuan migran yang berketerampilan rendah untuk masuk ke negaranya.

Sementara itu Lizz Truss pada pekan lalu telah mengumumkan akan merombak sistem imigrasi di Inggris, untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja yang kian memburuk.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya