Berita

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing meluncurkan Smart Classroom/Ist

Dunia

KBRI Beijing Luncurkan Inovasi Smart Classroom Bahasa Mandarin

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 07:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fasilitas pengajaran bahasa mandarin secara interaktif disediakan KBRI Beijing melalui Smart Classroom.

Smart Classroom ini merupakan pilot project bersama yang hadir berkat upaya KBRI Beijing dan Chinese Language Education Centre (CLEC) dalam penguasaan bahasa Mandarin.

CLEC rencananya akan mendirikan Pusat Bahasa Mandarin dan Inovasi di enam Perguruan Tinggi di Indonesia, yaitu di Universitas Gajah Mada, Universitas Padjajaran, Universitas Negeri Yogyakarta, London School of Public Relations (LSPR), Universitas Ciputra dan Universitas Pancasila.


Peluncuran ini dihadiri oleh Dutabesar Djauhari Oratmangun didampingi Wakil Dubes Dino R. Kusnadi, Atdikbudristek Yaya Sutarya dan Delegasi CLEC yang dipimpin oleh Dirjen CLEC, Kementerian Pendidikan RRT, Prof. Ma Jianfei di KBRI Beijing, Kamis (29/9).
 
Dubes Djauhari pun menyampaikan apresiasinya kepada CLEC yang telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas guru, kepala sekolah dan dosen melalui kegiatan berbagai pelatihan untuk semua jenjang pendidikan dasar, menengah dan tinggi.

KBRI Beijing mencatat, CLEC sudah memberi beasiswa kepada 2.749 guru dan dosen Indonesia untuk jenjang pendidikan sarjana, magister dan program doktor di bidang kepemimpinan, vokasi, inovasi pembelajaran dan Bahasa Mandarin.
 
KBRI Beijing juga akan mendorong penambahan program studi Bahasa Indonesia dan Pusat Bahasa Indonesia di berbagai universitas Tiongkok sebagai upaya peningkatan kerja sama pendidikan dan people to people connections.

Sebagai catatan, saat ini telah terdapat 19 program studi bahasa Indonesia tersebar di berbagai universitas di Tiongkok yang telah berjalan dengan rencana penambahan 3 program studi Bahasa Indonesia di 3 Perguruan Tinggi dan peresmian 13 Pusat Studi Bahasa Indonesia baru di berbagai universitas di Tiongkok pada tahun ini.

“Kami berharap Language and Innovation Center ini dapat direalisasikan pada tahun 2022 di Indonesia,” ungkap Dubes Djauhari.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya