Berita

Gubernur Papua Lukas Enembe jadi tersangka suap dan gratifikasi oleh KPK/Net

Hukum

Lukas Enembe Diminta Contoh Mantan Gubernur Papua Barnabas Suebu Patuhi Hukum

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 00:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi, Lukas Enembe mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sikap Lukas ini disayangkan, dan seharusnya mencontoh mantan Gubernur Papua Barnabas  Suebu yang mematuhi hukum.

“Lukas Enembe harus berjiwa besar seperti gubernur sebelumnya Barnabas Suebu jangan bersembunyi di belakang rakyat dan seharusnya berdiri didepan rakyat serta patuh terhadap proses hukum,” kata Ketua DPW Partai Ummat Papua Haris Yoku, Jumat (30/9).


Ditambahkan Haris, masyarakat Papua juga harus tahu dasar dugaan penetapan tersangka oleh KPK. Kata Haris, eluruh masyarakat harus mematuhi hukum serta korupsi adalah musuh bersama.  

Sebab, menurut Haris, proses pembangunan bisa dilihat secara global, dana yang dikucurkan banyak namun faktanya di Papua seolah tidak ada pembangunan.

“Hal itu sangat jelas adanya penyelewengan anggaran yang sedang ditutupi dan dipermainkan oleh individu ataupun kelompok,” imbuh Haris.

Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Oleh karena itu siapapun harus patuh dan mempertanggungjawabkan secara hukum.

“Apalagi ini kasus korupsi, jika tidak ada bukti dapat dinyatakan tidak bersalah namun jika terbukti harus berada di depan untuk menghadapi proses hukum,” demikian Haris.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya