Berita

Ledakan menerjang pusat pendidikan di Kabul pada Jumat 30 September 2022, setelah ledakan orang-orang memeriksa situasi kelas/Net

Dunia

Kabul Kembali Diguncang Bom Bunuh Diri, Belasan Tewas dan Puluhan Luka di Pusat Pendidikan Kaj

JUMAT, 30 SEPTEMBER 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Sebuah ledakan besar terjadi di barat Kabul, di sebuah ruang kelas di mana murid-murid sedang bersiap melakukan ujian Kankur.

Sumber dari barat kota Kabul melaporkan  ledakan yang terjadi di Pusat Pendidikan  Kaj, daerah Naqash Dasht Barchi,  membuat situasi menjadi kacau dengan orang berhamburan ke luar kelas untuk menyelamatkan diri.

Sejauh ini, informasi tentang jenis ledakan dan korban yang ditimbulkannya masih simoang siur,  tetapi video yang dipublikasikan di media sosial menunjukkan suasana yang kacau dan orang yang terluka  dibawa ke rumah sakit.


Khalid Zadaran, Juru Bicara Komando Polisi Kabul, mengatakan bahwa menurut informasi awal, 19 orang tewas dan 27 lainnya terluka dalam ledakana yang akhirnya diketahui merupakan serangan bunuh diri.

"Para siswa sedang mempersiapkan ujian ketika seorang pembom bunuh diri menyerang pusat pendidikan ini. Sayangnya, 19 orang tewas dan 27 lainnya terluka," kata Zadran.

Menurut pejabat pusat pendidikan Kaj, Zadran, ledakan serangan bunuh diri itu terjadi ketika ujian masuk sedang berlangsung di pusat pendidikan ini.

Tes Kankur dilakukan ketika siswa ingin masuk universitas.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya